SURABAYA, ISTARA — Peringatan Hari Kartini 2026 di Surabaya menghadirkan ruang dialog bagi perempuan dari berbagai latar belakang. Forum ini mendorong pertukaran pengalaman dan penguatan jejaring.
Kegiatan berlangsung di BeSS Mansion Hotel Surabaya dengan 34 peserta. Mereka datang dari beragam profesi. Diskusi berjalan interaktif dan fokus pada isu kesehatan, pengembangan diri, serta peran perempuan dalam bisnis.
dr. Sarah Nia Amru dari MedicElle Clinic menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan. Ia menyebut langkah preventif dapat membantu perempuan menjaga kualitas hidup. Sementara itu, Yazerlin Nadila Balqis membagikan pengalamannya membangun usaha. Ia juga menyoroti peran perempuan dalam menciptakan dampak sosial.
Peserta tidak hanya mengikuti diskusi. Mereka juga menjalani pemeriksaan kesehatan dan berinteraksi di area booth. Kegiatan ini membuka peluang kolaborasi baru di antara peserta.

Peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam rangkaian acara Kartini 2026 di Surabaya, menunjukkan pentingnya kesadaran kesehatan perempuan sebagai langkah preventif.
General Manager BeSS Mansion Hotel Surabaya, Rudi Wijaya, menyampaikan tujuan kegiatan ini. “Kami mengundang perempuan dari berbagai latar belakang dan usia untuk membangun komunitas yang sehat dan saling mendukung, di mana mereka dapat merasa diberdayakan, berkembang, dan terinspirasi untuk memberikan dampak di mana pun mereka berada,” ujarnya.
Moses Rahadian dari BeSS Hospitality Group juga menyoroti dampak kegiatan ini. “Keseruan kegiatan hari ini diharapkan dapat terus dirasakan hingga para peserta kembali ke aktivitas masing-masing, serta menjadi inspirasi untuk saling mendukung, bertumbuh, dan menjadi pribadi yang berdampak di lingkungan sekitar,” katanya.
Kegiatan seperti ini menunjukkan upaya kolektif dalam memperkuat peran perempuan. Forum ini tidak hanya merayakan Kartini, tetapi juga mendorong aksi nyata dan kolaborasi berkelanjutan.











