Menu

Mode Gelap
HUT Surabaya ke-733 Dirayakan Meriah, Djaman Doeloe Resto Hadirkan Wayang Kulit dan Pasar Rakyat ORADO Jatim Libatkan UMKM Produksi Peralatan Turnamen Domino Sengketa Lahan di Desa Bilelando: Eksekusi Ditunda Polisi, Pengacara Ungkap Dugaan Cacat Hukum Formil Sambut Idul Adha, ITDC Salurkan 21 Hewan Kurban dari Peternak Lokal ke Desa Penyangga Mandalika Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau Sensasi Nonton Film Indie di Bawah Langit Surabaya Barat Lewat Cinema Under The Stars

Ekonomi & Bisnis

Ramadhan Gerakkan Ekonomi UMKM Surabaya, Omzet Pedagang Naik Dua Kali Lipat

badge-check


					Aneka takjil dan jajanan UMKM di lapak Ramadhan Surabaya yang menjadi simbol perputaran ekonomi musiman selama bulan puasa. Perbesar

Aneka takjil dan jajanan UMKM di lapak Ramadhan Surabaya yang menjadi simbol perputaran ekonomi musiman selama bulan puasa.

SURABAYA, ISTARA – Ramadhan mendorong perputaran ekonomi UMKM di Surabaya. Setiap sore, ratusan pedagang takjil membuka lapak di berbagai sudut kota dan menarik pembeli yang berburu menu berbuka puasa.Sejak pukul 15.30 WIB, kawasan Wonokromo, Karah, hingga sekitar Masjid Al Akbar Surabaya mulai ramai. Warga datang silih berganti membeli kolak, es buah, gorengan, dan lauk siap saji.

Ekonomi Ramadhan Dorong Pertumbuhan UMKM Surabaya

Ramadhan menghadirkan peluang besar bagi pelaku UMKM Surabaya. Banyak pedagang meningkatkan produksi karena permintaan naik signifikan selama bulan puasa.

Siti Aminah, pedagang takjil di Wonokromo, mengaku penjualannya melonjak hingga dua kali lipat.

“Setiap Ramadhan, dagangan hampir selalu habis sebelum magrib. Saya tambah stok supaya tidak kehabisan,” ujarnya.

Momentum ini juga mendorong warga membuka usaha musiman dengan modal terjangkau.

Pedagang Takjil Surabaya Catat Lonjakan Omzet

Pedagang takjil menjadi sektor yang paling merasakan dampak ekonomi Ramadhan. Lapak-lapak sederhana di tepi jalan selalu dipadati pembeli menjelang waktu berbuka.

Permintaan tinggi membuat banyak pedagang menambah variasi menu. Mereka menawarkan paket hemat agar pembeli bisa mendapatkan beberapa jenis makanan sekaligus.

UMKM Rumahan Surabaya Manfaatkan Digital dan Pre-Order

Pelaku UMKM rumahan ikut meningkatkan strategi pemasaran. Mereka aktif mempromosikan produk melalui media sosial dan layanan pesan antar.

Sistem pre-order membantu pelaku usaha mengatur produksi dan menjaga efisiensi biaya. Beberapa UMKM juga berkolaborasi untuk menjual paket berbuka yang lebih lengkap.

Tantangan Harga Bahan Pokok di Tengah Peningkatan Permintaan

Kenaikan harga bahan pokok tetap menjadi tantangan bagi pelaku UMKM Surabaya. Pedagang harus menghitung ulang biaya produksi agar harga tetap terjangkau.

Meski demikian, tingginya minat masyarakat selama Ramadhan tetap membuka ruang keuntungan bagi pelaku usaha kecil.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

HUT Surabaya ke-733 Dirayakan Meriah, Djaman Doeloe Resto Hadirkan Wayang Kulit dan Pasar Rakyat

1 Juni 2026 - 20:02 WIB

ORADO Jatim Libatkan UMKM Produksi Peralatan Turnamen Domino

30 Mei 2026 - 20:39 WIB

Dorong Fasilitas Publik, BRI Jemursari Serahkan Atap Membran ke Kemenag

11 Mei 2026 - 14:40 WIB

Dukung Kualitas Belajar, BRI Salurkan Bantuan TJSL bagi Siswa SMAN 10

10 Mei 2026 - 11:20 WIB

Kartini 2026 di Surabaya: Ruang Dialog dan Kolaborasi Perempuan Makin Menguat

1 Mei 2026 - 08:42 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis