Menu

Mode Gelap
HUT Surabaya ke-733 Dirayakan Meriah, Djaman Doeloe Resto Hadirkan Wayang Kulit dan Pasar Rakyat ORADO Jatim Libatkan UMKM Produksi Peralatan Turnamen Domino Sengketa Lahan di Desa Bilelando: Eksekusi Ditunda Polisi, Pengacara Ungkap Dugaan Cacat Hukum Formil Sambut Idul Adha, ITDC Salurkan 21 Hewan Kurban dari Peternak Lokal ke Desa Penyangga Mandalika Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau Sensasi Nonton Film Indie di Bawah Langit Surabaya Barat Lewat Cinema Under The Stars

Sosial & Lingkungan

Pengukuhan AJP 2025-2027: Komitmen Pers untuk Madura Hijau dan Sejahtera

badge-check


					Pengukuhan AJP 2025-2027: Komitmen Pers untuk Madura Hijau dan Sejahtera Perbesar

PAMEKASAN – Semangat juang dan komitmen kepedulian terhadap lingkungan dan kemanusiaan kembali diperlihatkan Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) melalui Pengukuhan Pengurus Periode 2025-2027, Minggu (8/3/2026), di Azana Style Hotel, Pamekasan, Madura.

Acara yang mengusung tema “Merawat Bumi Madura, Menjaga Independensi Pers” ini menjadi momen penting bagi jurnalis dan pegiat lingkungan untuk menegaskan komitmen mereka menjaga keseimbangan alam sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, hadir sebagai keynote speaker, memberikan motivasi sekaligus dorongan agar pers tetap kritis, profesional, dan berperan nyata dalam pembangunan daerah.

Empat narasumber lainnya memberikan wawasan mendalam terkait peran pers, kepemudaan, dan lingkungan: Anggota DPR RI Fraksi PDI-P, Ansari; Ketua KPDI Jawa Timur, Royin Fauziana; Pengurus KNPI Jawa Timur, Nur Faisal; serta pegiat lingkungan Kiai M. Mushthafa dan jurnalis senior Ghozi Mujtaba.

Ketua AJP, M. Khairul Umam, dalam sambutannya menegaskan, organisasi ini menjadi garda terdepan dalam mengawal isu-isu strategis yang menyentuh masyarakat, seperti lingkungan, kesehatan, dan kemanusiaan.

“Kami pernah menjadi relawan di Aceh dan Palu, pengalaman itu menjadi inspirasi agar Madura tidak tergerus kerusakan lingkungan. Kami ingin suara masyarakat terdengar, dan tindakan nyata dapat dilakukan,” ujarnya.

Umam juga menekankan, periode kedua kepengurusan AJP akan fokus mengawal tiga hal utama: keberlanjutan lingkungan, akses kesehatan yang layak, serta kepedulian terhadap isu kemanusiaan. Salah satu isu penting yang dikawal adalah pasien gagal ginjal yang harus menempuh perjalanan jauh ke Surabaya untuk mendapat cuci darah, menuntut perhatian pemerintah dan masyarakat.

Wagub Emil Dardak memuji langkah AJP sebagai wujud peran pers yang mewakili masyarakat sipil. Ia berjanji akan menindaklanjuti isu lingkungan yang ada di Pamekasan, termasuk mangrove dan proyek tambang agar tetap legal dan berkelanjutan.

“Selamat atas dikukuhkannya pengurus AJP. Semoga semua yang diperjuangkan dapat diwujudkan, dan Madura tetap lestari,” katanya.

Acara ini menegaskan bahwa jurnalis bukan sekadar penyampai berita, tetapi agen perubahan yang peduli terhadap masa depan masyarakat dan lingkungan. Pengukuhan pengurus AJP menjadi simbol dedikasi, semangat pengabdian, dan kerja nyata untuk memastikan Madura tetap hijau, sehat, dan sejahtera.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sambut Idul Adha, ITDC Salurkan 21 Hewan Kurban dari Peternak Lokal ke Desa Penyangga Mandalika

25 Mei 2026 - 21:40 WIB

Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau

23 Mei 2026 - 20:13 WIB

DKPP Pacitan Latih Petani Buat Pestisida Nabati Ramah Lingkungan

13 Mei 2026 - 07:14 WIB

Tarot Berubah Wajah, dari Ramalan Menuju Alat Refleksi Diri

12 April 2026 - 19:35 WIB

Deasy Ariesta atau Desta menjelaskan tarot sebagai alat refleksi diri, bukan ramalan

Aktivis Bajingan

6 April 2026 - 20:04 WIB

Trending di Sosial & Lingkungan