Lombok Tengah – Kabupaten Lombok Tengah terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026. Hingga saat ini, progres persiapan tersebut sudah mencapai 70%.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, S.T., M.T., menyatakan bahwa seluruh lini mulai dari teknis acara hingga infrastruktur pendukung terus dikebut menjelang pembukaan yang dijadwalkan pada 7 hingga 16 Juni 2026 mendatang.
”Kalau persentasenya (Persiapan) sekitar 70% ya,” ujar Firman saat ditemui awak media di Lombok Tengah, Rabu (13/5/2026).
Firman menjelaskan, salah satu daya tarik utama pada gelaran tahun ini terletak pada acara pembukaan (opening ceremony) yang akan dipusatkan di Bencingah Agung Masmirah. Pihak panitia telah menyiapkan pertunjukan kolosal yang melibatkan ratusan pelajar yang akan menunjukan pertunjukan spektakuler.
”Di titik-titik krusial, ya itu seperti Opening Ceremony, ini akan ada pertunjukan kolosal dan melibatkan anak-anak kita, siswa-siswi SMP, sekitar 300 orang ini sekarang sedang latihan,” jelas Firman.
Tak hanya pembukaan, inovasi juga dilakukan pada tradisi Pawai Taaruf. Firman menekankan bahwa tahun ini Lombok Tengah ingin menghadirkan nuansa yang berbeda dibandingkan penyelenggaraan MTQ tahun-tahun sebelumnya.
”Kemudian acara Pawai Taaruf, Pawai Taaruf ini kita membuat konsep yang berbeda dengan Pawai Taaruf-Pawai Taaruf sebelumnya, ini juga akan kita matangkan hari ini,” lanjut Firman Wijaya.
Selain fokus pada seremoni, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga memberikan perhatian serius pada estetika Kota Praya dan kenyamanan para kafilah. Koordinasi lintas sektor antar Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan, hingga Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) telah diinstruksikan untuk bergerak di lapangan.
Selain aspek visual, jaminan kesehatan menjadi prioritas utama bagi para peserta yang datang dari berbagai penjuru NTB.
”Kemudian kebersihan, kenyamanan dan keindahan Kota Praya, itu sudah kita diskusikan teman-teman PU, Perhubungan, Perkim itu sudah mulai bergerak. Termasuk kesehatan, kita pastikan kita ada layanan kesehatan di setiap penginapan dan lokasi lomba,” terangnya.











