Menu

Mode Gelap
Sengketa Lahan di Desa Bilelando: Eksekusi Ditunda Polisi, Pengacara Ungkap Dugaan Cacat Hukum Formil Sambut Idul Adha, ITDC Salurkan 21 Hewan Kurban dari Peternak Lokal ke Desa Penyangga Mandalika Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau Sensasi Nonton Film Indie di Bawah Langit Surabaya Barat Lewat Cinema Under The Stars Domino Resmi Jadi Cabang Olahraga Nasional, ORADO Jatim Apresiasi Keputusan KONI Solidaritas untuk Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel Saat Membawa Misi Kemanusiaan ke Gaza

Pendidikan & Budaya

Lombok Tengah, Persiapan MTQ XXXI NTB Capai 70%

badge-check


					Lombok Tengah, Persiapan MTQ XXXI NTB Capai 70% Perbesar

​Lombok Tengah – Kabupaten Lombok Tengah terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026. Hingga saat ini, progres persiapan tersebut sudah mencapai 70%.

​Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, S.T., M.T., menyatakan bahwa seluruh lini mulai dari teknis acara hingga infrastruktur pendukung terus dikebut menjelang pembukaan yang dijadwalkan pada 7 hingga 16 Juni 2026 mendatang.

​”Kalau persentasenya (Persiapan) sekitar 70% ya,” ujar Firman saat ditemui awak media di Lombok Tengah, Rabu (13/5/2026).

Firman menjelaskan, salah satu daya tarik utama pada gelaran tahun ini terletak pada acara pembukaan (opening ceremony) yang akan dipusatkan di Bencingah Agung Masmirah. Pihak panitia telah menyiapkan pertunjukan kolosal yang melibatkan ratusan pelajar yang akan menunjukan pertunjukan spektakuler.

​”Di titik-titik krusial, ya itu seperti Opening Ceremony, ini akan ada pertunjukan kolosal dan melibatkan anak-anak kita, siswa-siswi SMP, sekitar 300 orang ini sekarang sedang latihan,” jelas Firman.

​Tak hanya pembukaan, inovasi juga dilakukan pada tradisi Pawai Taaruf. Firman menekankan bahwa tahun ini Lombok Tengah ingin menghadirkan nuansa yang berbeda dibandingkan penyelenggaraan MTQ tahun-tahun sebelumnya.

​”Kemudian acara Pawai Taaruf, Pawai Taaruf ini kita membuat konsep yang berbeda dengan Pawai Taaruf-Pawai Taaruf sebelumnya, ini juga akan kita matangkan hari ini,” lanjut Firman Wijaya.

Selain fokus pada seremoni, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga memberikan perhatian serius pada estetika Kota Praya dan kenyamanan para kafilah. Koordinasi lintas sektor antar Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan, hingga Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) telah diinstruksikan untuk bergerak di lapangan.

​Selain aspek visual, jaminan kesehatan menjadi prioritas utama bagi para peserta yang datang dari berbagai penjuru NTB.

​”Kemudian kebersihan, kenyamanan dan keindahan Kota Praya, itu sudah kita diskusikan teman-teman PU, Perhubungan, Perkim itu sudah mulai bergerak. Termasuk kesehatan, kita pastikan kita ada layanan kesehatan di setiap penginapan dan lokasi lomba,” terangnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pengukuhan Guru Besar Unitomo, Prof. Ully Tampubolon Dorong Batik Indonesia Menjadi Kekuatan Industri Fashion Dunia

21 Mei 2026 - 16:15 WIB

Tembus Seleksi Ketat, Tiga Dosen Unitomo Ikut Rumuskan Kebijakan Ekonomi Berkelanjutan di Forum SEME 2026

21 Mei 2026 - 15:55 WIB

APFI 2026 di Bogor Soroti Krisis Media dan Semangat Pewarta Foto

9 Mei 2026 - 11:28 WIB

Para pemenang dan pengurus Pewarta Foto Indonesia berfoto bersama dalam ajang Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2026 di Bogor.

RLD Ubah Cara Bikin Video: Tanpa Kamera Mahal, Warga Surabaya Kini Bisa Viral dengan AI

5 Mei 2026 - 16:02 WIB

Pendidikan Bermutu Tidak Bisa Dikerjakan Sekolah Sendirian – Sebuah Catatan Refleksi

4 Mei 2026 - 11:43 WIB

Trending di Pendidikan & Budaya