Menu

Mode Gelap
Sengketa Lahan di Desa Bilelando: Eksekusi Ditunda Polisi, Pengacara Ungkap Dugaan Cacat Hukum Formil Sambut Idul Adha, ITDC Salurkan 21 Hewan Kurban dari Peternak Lokal ke Desa Penyangga Mandalika Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau Sensasi Nonton Film Indie di Bawah Langit Surabaya Barat Lewat Cinema Under The Stars Domino Resmi Jadi Cabang Olahraga Nasional, ORADO Jatim Apresiasi Keputusan KONI Solidaritas untuk Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel Saat Membawa Misi Kemanusiaan ke Gaza

Sosial & Lingkungan

Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau

badge-check


					Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau Perbesar

SURABAYA, ISTARA – Suasana berbeda terlihat di Hanaka Social Space, kawasan Jalan Flores Nomor 18, Ngagel, Wonokromo, Surabaya, Jumat malam, 22 Mei 2026.

Tempat nongkrong yang cukup dikenal di kalangan anak muda itu menggelar kegiatan bertema lingkungan sekaligus membuka Pop Up Market yang nantinya akan menjadi agenda rutin setiap bulan.

Owner Hanaka Social Space, Prasetyo Hadi Susanto atau yang akrab disapa Bang Yok mengatakan, kegiatan tersebut lahir dari keresahan terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan.

Menurut Bang Yok, berbagai persoalan seperti perubahan iklim, polusi, sampah plastik, hingga minimnya ruang hijau perlu menjadi perhatian bersama, terutama generasi muda.

“Hari ini kita berkumpul bukan hanya menghadiri sebuah acara, tetapi menghadirkan kesadaran bersama bahwa bumi sedang menghadapi banyak tantangan,” kata Bang Yok.

Dalam kegiatan tersebut, para pengunjung juga diajak ikut menanam tanaman dalam pot.

Menurut Bang Yok, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah sederhana untuk membangun kebiasaan baru agar masyarakat lebih dekat dengan alam.

“Kita tidak hanya menanam tanaman, tetapi juga menanam harapan agar lingkungan menjadi lebih hijau, sehat, dan layak untuk generasi berikutnya,” ujarnya.

Bang Yok menambahkan, meski satu tanaman terlihat kecil, jika dilakukan bersama-sama maka gerakan itu bisa menjadi simbol kepedulian terhadap masa depan bumi.

Tak hanya itu, Hanaka Social Space juga menggandeng inisiatif pengolahan sampah plastik menjadi furniture ramah lingkungan.

Kolaborasi tersebut dihadirkan sebagai bentuk kampanye bahwa limbah plastik masih memiliki nilai guna jika diolah secara kreatif.

“Kolaborasi ini menjadi pengingat bahwa sesuatu yang dianggap limbah masih bisa diberi kehidupan baru ketika diolah dengan kepedulian,” tuturnya.

Selain mengangkat isu lingkungan, Hanaka Social Space juga resmi membuka event Pop Up Market yang akan digelar rutin setiap bulan.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi komunitas, pelaku UMKM, seniman, hingga generasi Z di Surabaya.

Bang Yok berharap Hanaka Social Space tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang edukasi yang dekat dengan isu sosial, seni, budaya, dan lingkungan.

“Hijau bukan sekadar tren. Hijau adalah tanggung jawab. Kami ingin membangun ruang yang bisa menghadirkan kesadaran sekaligus inspirasi bagi lebih banyak orang,” tandasnya.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sambut Idul Adha, ITDC Salurkan 21 Hewan Kurban dari Peternak Lokal ke Desa Penyangga Mandalika

25 Mei 2026 - 21:40 WIB

DKPP Pacitan Latih Petani Buat Pestisida Nabati Ramah Lingkungan

13 Mei 2026 - 07:14 WIB

Tarot Berubah Wajah, dari Ramalan Menuju Alat Refleksi Diri

12 April 2026 - 19:35 WIB

Deasy Ariesta atau Desta menjelaskan tarot sebagai alat refleksi diri, bukan ramalan

Aktivis Bajingan

6 April 2026 - 20:04 WIB

Masjid Mujahidin dan Detikzone Bersinergi, Santunan Akbar 150 Anak Yatim, Dhuafa, dan Penggali Kubur Jadi Teladan Sosial di Sumenep

18 Maret 2026 - 21:39 WIB

Trending di Sosial & Lingkungan