SURABAYA, ISTARA – SPBUN Nusantara XII bersama Holding Perkebunan Nusantara dan PTPN I Regional 5 menggelar Coffee Cupping Workshop bertajuk Savor the Flavor, Aroma and Meet the Expert di Kantor PTPN I Regional 5, Surabaya, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pekerja dalam menjaga standar mutu kopi nasional.
Workshop diikuti sekitar 40 peserta yang berasal dari berbagai entitas di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara, mulai dari Holding Perkebunan Nusantara, PTPN I Head Office, PTPN I Regional 3, PTPN I Regional 5, PTPN IV Regional 4 hingga Java Coffee Estate (JCE).
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai metode coffee cupping, yakni teknik evaluasi mutu kopi berdasarkan standar internasional. Materi yang diberikan meliputi pengenalan karakter cita rasa, aroma, hingga sistem penilaian kualitas kopi yang digunakan dalam industri global.
Ketua Umum SPBUN Nusantara XII, Bramantya Admadja, mengatakan peningkatan kapasitas pekerja menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan.
“Serikat pekerja tidak hanya memiliki fungsi memperjuangkan kesejahteraan anggota, tetapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi. Bekal pengetahuan dan keterampilan akan memberikan manfaat bagi pekerja maupun perusahaan,” ujarnya.
Menurut Bramantya, pemahaman terhadap mutu kopi akan mendorong pekerja lebih peduli menjaga kualitas produk sejak proses budidaya hingga sampai ke tangan konsumen.
Direktur Bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, menyebut peluang pasar kopi berkualitas terus berkembang sehingga diperlukan standar mutu yang diterapkan secara konsisten.
“Melalui coffee cupping, seluruh insan perkebunan memiliki acuan yang sama dalam menilai kualitas kopi. Hal tersebut akan memperkuat daya saing produk Holding Perkebunan Nusantara di pasar,” katanya.
Ia berharap pelatihan serupa dapat diperluas ke kawasan perkebunan agar peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai proses produksi kopi dari hulu hingga hilir.
Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, menilai kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara manajemen dan serikat pekerja dalam membangun budaya kualitas.
“Selain memperoleh pengetahuan baru, peserta juga dapat saling bertukar pengalaman mengenai pengelolaan kopi dari berbagai wilayah,” ujarnya.
Workshop menghadirkan Founder Sensa Koffie, Vito Adi Tjandrasurja, sebagai narasumber utama. Ia menjelaskan bahwa coffee cupping merupakan metode yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas kopi secara objektif berdasarkan standar internasional.
“Metode ini menjadi acuan bersama di industri kopi sehingga kualitas produk dapat dinilai secara konsisten tanpa menghilangkan karakter khas dari setiap daerah penghasil,” kata Vito.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia menggelar kompetisi coffee cupping yang dinilai oleh Vito bersama Muchammad Fitrawansyah, peraih Juara III Indonesian Cup Tasters Championship 2023 dan Juara IV Indonesian Cup Tasters Championship 2025.
Hasil kompetisi menempatkan Iswahyudi dari Kebun Bantaran Bangelan PTPN I Regional 5 sebagai juara pertama, sedangkan Eta Yunda dari Java Coffee Estate meraih posisi kedua. Keduanya akan diusulkan mewakili PTPN I Regional 5 pada kompetisi coffee cupping tingkat regional.
Pada kesempatan yang sama, SPBUN Nusantara XII juga mengumumkan pembentukan Forum Pecinta Kopi Holding Perkebunan Nusantara. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah komunikasi, edukasi, dan kolaborasi bagi pekerja yang memiliki minat terhadap pengembangan industri kopi.
Melalui forum tersebut, diharapkan lahir berbagai kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang dapat mendukung penguatan kualitas serta daya saing kopi produksi Holding Perkebunan Nusantara di pasar nasional maupun internasional.
















Komentar ditutup.