SURABAYA, ISTARA – ORADO Jatim mendukung Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 yang digelar Rumah Literasi Digital (RLD) bersama TIMES Indonesia dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya. Turnamen tersebut akan berlangsung pada Agustus 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT pertama Rumah Literasi Digital.
Dukungan tersebut disampaikan setelah panitia menggelar audiensi dengan jajaran Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur. Dalam pertemuan itu, ORADO Jatim menyatakan kesiapannya menjadi Official Partner untuk menyukseskan turnamen yang dikhususkan bagi insan pers di Jawa Timur.
ORADO Jatim Siap Jadi Official Partner
Ketua Pengprov ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, mengatakan olahraga domino kini berkembang sebagai cabang olahraga yang mengedepankan kemampuan berpikir strategis, konsentrasi, kecermatan, analisis, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, turnamen khusus jurnalis merupakan langkah positif untuk memperkenalkan olahraga domino sekaligus mempererat hubungan antarsesama insan media.
“Kami mengapresiasi inisiatif Rumah Literasi Digital, TIMES Indonesia, dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya yang menghadirkan turnamen khusus bagi insan pers. ORADO Jawa Timur siap menjadi Official Partner agar kegiatan ini berjalan sukses,” ujar Mahenda, Kamis (23/7/2026).
Mahenda juga mengajak jurnalis di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan berbagai daerah di Jawa Timur untuk berpartisipasi. Menurutnya, momentum Hari Kemerdekaan menjadi waktu yang tepat untuk membangun kebersamaan di luar aktivitas peliputan.
“Selain berkompetisi secara sehat, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperluas jejaring sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia olahraga dan insan pers,” katanya.
Turnamen Jadi Ruang Silaturahmi Insan Pers
Penanggung Jawab Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026, Rudi Mulya, mengatakan turnamen tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi kepada jurnalis sekaligus menciptakan ruang interaksi yang lebih santai di luar rutinitas pemberitaan.
“Selama ini jurnalis lebih sering bertemu dalam agenda peliputan. Melalui turnamen ini kami ingin menghadirkan suasana yang lebih akrab, menjunjung sportivitas, serta memperkuat solidaritas antarsesama insan pers,” ujarnya.
Direktur Rumah Literasi Digital, Andika Ismawan, mengatakan olahraga dapat menjadi media yang efektif untuk membangun karakter, komunikasi, dan solidaritas antarkomunitas.
Selain menggelar kompetisi domino, panitia juga bekerja sama dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya untuk menghadirkan Lomba Foto On The Spot sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, memperkuat jejaring antarmedia, sekaligus mendorong lahirnya kolaborasi yang semakin erat di kalangan insan pers di Jawa Timur,” kata Andika.
Kolaborasi ORADO, RLD, TIMES Indonesia dan PFI Surabaya
Ketua PFI Surabaya, Suryanto, mengatakan pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan turnamen melalui kompetisi fotografi yang akan mendokumentasikan berbagai momen selama acara berlangsung.
Menurutnya, lomba tersebut diharapkan menghasilkan karya-karya yang tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga mampu merekam semangat kemerdekaan, sportivitas, persaudaraan, dan kolaborasi yang terbangun di antara para jurnalis.
Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada Agustus 2026 dan menjadi salah satu agenda yang memadukan olahraga, kreativitas, serta penguatan solidaritas di kalangan insan pers Jawa Timur melalui kolaborasi Rumah Literasi Digital, TIMES Indonesia, ORADO Jawa Timur, dan Pewarta Foto Indonesia Surabaya.
















Komentar ditutup.