Menu

Mode Gelap
Sengketa Lahan di Desa Bilelando: Eksekusi Ditunda Polisi, Pengacara Ungkap Dugaan Cacat Hukum Formil Sambut Idul Adha, ITDC Salurkan 21 Hewan Kurban dari Peternak Lokal ke Desa Penyangga Mandalika Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau Sensasi Nonton Film Indie di Bawah Langit Surabaya Barat Lewat Cinema Under The Stars Domino Resmi Jadi Cabang Olahraga Nasional, ORADO Jatim Apresiasi Keputusan KONI Solidaritas untuk Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel Saat Membawa Misi Kemanusiaan ke Gaza

Politik & Pemerintahan

Ahmad Dhafir Raih Magister Hukum di Unitomo Surabaya

badge-check


					Ahmad Dhafir bersama Rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, S.H., M.H., saat mengikuti wisuda Magister Hukum di Surabaya, Minggu (26/04/2026). (SAN) Perbesar

Ahmad Dhafir bersama Rektor Unitomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, S.H., M.H., saat mengikuti wisuda Magister Hukum di Surabaya, Minggu (26/04/2026). (SAN)

Surabaya, Istara – Mengenakan toga kebesaran, Ahmad Dhafir tampak khidmat mengikuti prosesi wisuda setelah menyelesaikan studi Magister Ilmu Hukum di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo). Acara yang berlangsung di Dyandra Convention Center Surabaya, Minggu (26/04/2026) kemarin, menjadi saksi sejarah baru bagi perjalanan intelektual sang Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso tersebut.

Di tengah hiruk-pikuk kesibukan memimpin kursi legislatif, Dhafir memilih kembali ke bangku kuliah. Bagi sosok yang telah lama malang melintang di dunia politik ini, gelar akademik bukan sekadar prestise, melainkan kebutuhan untuk mempertajam visi pengabdian kepada masyarakat.

Selama bertahun-tahun terjun di dunia politik, Dhafir mengaku telah banyak makan asam garam pengalaman praktis. Namun, baginya, praktik tanpa landasan teori yang kuat sering kali terasa pincang.

“Selama ini kami berpraktik, tapi setelah mempelajari teori Hukum Administrasi Negara, modal kami terasa semakin besar untuk berguna bagi agama, bangsa, dan negara,” ujar Dhafir di sela-sela momen bahagianya.

Ia menekankan bahwa ilmu yang ia timba akan menjadi kompas dalam menjalankan pemerintahan yang bersih. Prinsip “adil dan tegak lurus” sesuai aturan perundang-undangan menjadi nilai utama yang ingin ia perkuat melalui jalur akademik ini.

Dhafir memiliki pandangan unik mengenai karier politiknya. Baginya, politik bukanlah sekadar perebutan kekuasaan, melainkan sebuah medium pengabdian yang bernilai spiritual.

“Pemerintahan itu ibadah, politik itu ibadah. Di saat kita berbuat baik untuk masyarakat, masyarakat senang dan sejahtera, maka kita dapat pahala. Itulah yang memotivasi saya untuk terus mengabdi dan belajar,” tuturnya.

Ketertarikannya pada Unitomo pun didasari oleh integritas institusi tersebut. Ia merasa perlu menyerap ilmu dari para profesor dan akademisi senior yang memiliki rekam jejak konsistensi serta kredibilitas tinggi di bidang hukum.

Sebagai politisi senior yang telah aktif berorganisasi sejak masa muda, Dhafir menitipkan pesan mendalam bagi generasi muda. Ia mengutip pepatah Arab, “Syubbanul yaum rijalul ghad”, pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan.

Menurutnya, belajar tidak boleh dibatasi oleh dinding kelas semata. “Siapkan ilmu, pengetahuan, dan integritas kalian. Rajinlah belajar, tapi jangan hanya di bangku kuliah. Banyaklah berkumpul dan bergaul dengan tokoh-tokoh yang punya integritas dan pengetahuan tinggi,” pesan Dhafir menutup percakapan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Solidaritas untuk Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel Saat Membawa Misi Kemanusiaan ke Gaza

22 Mei 2026 - 09:35 WIB

Aksi solidaritas jurnalis Surabaya untuk pembebasan jurnalis Indonesia yang ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza.

Solusi Nyata dari Gang Sempit, Posyandu Disabilitas Penanggungan Hapus Tembok Biaya Terapi

26 April 2026 - 14:16 WIB

Lia Istifhama Dukung RPH Halal untuk Ketahanan Pangan Jatim

15 April 2026 - 19:23 WIB

Halal Bihalal PKDI Sumenep, Kades Ditantang Kreatif Hadapi Tantangan

7 April 2026 - 11:33 WIB

Lonjakan Pemudik H-3 Lebaran di Kalianget, Pemkab Sumenep Pastikan Semua Terlayani Maksimal

18 Maret 2026 - 13:10 WIB

Trending di Politik & Pemerintahan