Menu

Mode Gelap
HUT Surabaya ke-733 Dirayakan Meriah, Djaman Doeloe Resto Hadirkan Wayang Kulit dan Pasar Rakyat ORADO Jatim Libatkan UMKM Produksi Peralatan Turnamen Domino Sengketa Lahan di Desa Bilelando: Eksekusi Ditunda Polisi, Pengacara Ungkap Dugaan Cacat Hukum Formil Sambut Idul Adha, ITDC Salurkan 21 Hewan Kurban dari Peternak Lokal ke Desa Penyangga Mandalika Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau Sensasi Nonton Film Indie di Bawah Langit Surabaya Barat Lewat Cinema Under The Stars

Politik & Pemerintahan

Menkeu Purbaya Siapkan Rp 60 T untuk Pemulihan Sumatra, Hasil Efisiensi Anggaran Rapat Tak Jelas

badge-check


					Foto: @menkeuri Perbesar

Foto: @menkeuri

JAKARTA, ISTARA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan dana sebesar Rp 60 triliun yang dialokasikan khusus untuk pemulihan dan rehabilitasi wilayah Sumatra pascabencana. Dana yang fantastis ini, menurut Purbaya, diperoleh dari langkah efisiensi anggaran pemerintah dengan mengurangi kegiatan yang dianggap tidak jelas dan tidak produktif.

Pengumuman ini datang di tengah kebutuhan mendesak akan pendanaan cepat untuk daerah terdampak. Purbaya menegaskan bahwa upaya ini bukan merupakan pemotongan anggaran, melainkan penyeleksian ketat terhadap pos-pos belanja.

“Jadi kita bukan potong anggaran ya, efisiensi. Itu sudah kita lihat ada sekitar Rp 60 triliun. Jadi enggak usah terlalu khawatir, anggarannya ada,” ujar Menkeu Purbaya.

Purbaya juga menambahkan bahwa fokus efisiensi diarahkan pada kegiatan yang tidak memberikan manfaat jelas, secara spesifik menyebut bahwa kegiatan yang disisir adalah dari sektor yang selama ini kurang produktif.

“Bukannya memotong anggaran, tapi mengurangi kegiatan-kegiatan yang enggak jelas. Anggaran yang disisir itu dari rapat-rapat tidak jelas dan segala macem. Jadi kita bukan potong anggaran ya, efisiensi kan,” imbuhnya pada Senin (8/12/2025).

Keputusan ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemulihan infrastruktur dan ekonomi di Sumatra tanpa membebani kas negara melalui tambahan utang atau kenaikan pajak.

Reaksi Publik: Memuji Kinerja dan Menuntut Transparansi

Langkah Menkeu Purbaya yang berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 60 triliun hanya dari efisiensi kegiatan, terutama rapat yang dinilai tidak jelas, hal ini memicu gelombang apresiasi dan komentar di media sosial, menyoroti besarnya potensi penghematan dari praktik birokrasi yang selama ini kurang efisien.

Melalui akun instagram @indo_psikologi, netizen ramai memberikan tanggapan. Akun @istiroyfajrihanna menyatakan kekagumannya terhadap besaran dana yang berhasil diselamatkan:

“WOW!! Efisiensi dari DANA RAPAT YANG TIDAK JELAS bisa tembus 60T, mantapp sekali Pak Purbaya 👏 coba cari lagi pak, siapa tau bakal nemu lagi anggaran2 yg tidak jelas juga 😁”.

Tangkapan layar langsung dari kolom komentar Instagram yang membuktikan betapa terkejut dan senangnya publik atas keberhasilan Menkeu Purbaya. Foto: SS @@indo_psikologi

Sementara itu, netizen lainnya menggunakan momentum ini untuk menyuarakan harapan akan pemerintahan yang lebih transparan dan jujur. Pengguna @putriamaliammm berkomentar:

“Mantap pisan efisiensi dana tidak jelas, ini baru beberapa aja yang ketauan, yaAllah andai aja indonesia jujur, pasti lingkungan dan rakyatnya sejahtera 😢”.

Apresiasi juga diberikan terhadap gaya kerja Purbaya yang dianggap fokus pada hasil. Pengguna @zquueenn memuji pendekatannya yang minim drama:

“Pak 😍 diem2 ga gerasak gerusuk ga panggul2 beras, ga banyak omng tau2 bikin masyarakat seneng sehat2 pak ❤️❤️❤️”.

Respons positif publik ini menggarisbawahi dukungan masyarakat terhadap langkah-langkah efisiensi yang ketat dan fokus pada alokasi anggaran yang benar-benar prioritas, terutama untuk kebutuhan mendesak seperti penanggulangan bencana.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Solidaritas untuk Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel Saat Membawa Misi Kemanusiaan ke Gaza

22 Mei 2026 - 09:35 WIB

Aksi solidaritas jurnalis Surabaya untuk pembebasan jurnalis Indonesia yang ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza.

Ahmad Dhafir Raih Magister Hukum di Unitomo Surabaya

27 April 2026 - 15:32 WIB

Solusi Nyata dari Gang Sempit, Posyandu Disabilitas Penanggungan Hapus Tembok Biaya Terapi

26 April 2026 - 14:16 WIB

Lia Istifhama Dukung RPH Halal untuk Ketahanan Pangan Jatim

15 April 2026 - 19:23 WIB

Halal Bihalal PKDI Sumenep, Kades Ditantang Kreatif Hadapi Tantangan

7 April 2026 - 11:33 WIB

Trending di Politik & Pemerintahan