Menu

Mode Gelap
HUT Surabaya ke-733 Dirayakan Meriah, Djaman Doeloe Resto Hadirkan Wayang Kulit dan Pasar Rakyat ORADO Jatim Libatkan UMKM Produksi Peralatan Turnamen Domino Sengketa Lahan di Desa Bilelando: Eksekusi Ditunda Polisi, Pengacara Ungkap Dugaan Cacat Hukum Formil Sambut Idul Adha, ITDC Salurkan 21 Hewan Kurban dari Peternak Lokal ke Desa Penyangga Mandalika Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau Sensasi Nonton Film Indie di Bawah Langit Surabaya Barat Lewat Cinema Under The Stars

Pendidikan & Budaya

Nakhoda Baru dan Misi Besar: Membedah Masa Depan Ilmu Komunikasi di Muswil V ASPIKOM Jatim

badge-check


					Jajaran pimpinan ASPIKOM Pusat, pengurus wilayah, dan pengelola Program Studi Ilmu Komunikasi se-Jawa Timur berfoto bersama dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) V ASPIKOM Jatim di Surabaya, Jumat (19/12). Foto: ASPIKOM JATIM Perbesar

Jajaran pimpinan ASPIKOM Pusat, pengurus wilayah, dan pengelola Program Studi Ilmu Komunikasi se-Jawa Timur berfoto bersama dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) V ASPIKOM Jatim di Surabaya, Jumat (19/12). Foto: ASPIKOM JATIM

SURABAYA, ISTARA – Di tengah disrupsi teknologi yang mendisrupsi dunia informasi, masa depan pendidikan tinggi Ilmu Komunikasi di Jawa Timur kini memasuki babak baru. Melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-V Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Korwil Jatim, para akademisi dan pengelola program studi (prodi) bersepakat: kolaborasi adalah harga mati untuk menjaga relevansi.

Bertempat di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Jumat (19/12/2025), atmosfer forum ini terasa lebih dari sekadar seremoni organisasi. Pertemuan ini menjadi kawah candradimuka bagi 45 prodi Ilmu Komunikasi se-Jawa Timur untuk merumuskan ulang strategi menghadapi ketatnya standar akreditasi dan dinamika industri yang berlari kencang.

Akreditasi Bukan Sekadar Kertas
Langkah awal Muswil dibuka dengan “lecutan” semangat melalui Seminar Nasional Penguatan Akreditasi Program Studi yang digawangi oleh STIKOSA AWS. Di sini, narasi lama tentang akreditasi diubah total. Peserta diingatkan bahwa akreditasi bukan lagi soal tumpukan dokumen administratif yang melelahkan, melainkan sebuah kompas strategis untuk memastikan kualitas lulusan tetap “nyambung” dengan kebutuhan pasar.

Puncak dari musyawarah yang berlangsung demokratis ini menetapkan Awang Dharmawan, S.Ikom., M.A., dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa), sebagai Ketua ASPIKOM Jatim periode 2025–2028. Memikul tongkat estafet kepemimpinan, Awang membawa visi persatuan.

Dalam pernyataannya, Awang menegaskan bahwa tantangan pengelolaan Program Studi Ilmu Komunikasi ke depan tidak dapat dihadapi secara individual. Menurutnya, ASPIKOM harus terus diperkuat sebagai “rumah bersama” bagi seluruh pengelola program studi.

“Keberagaman dan jumlah program studi ini merupakan modal strategis. Melalui ASPIKOM, sinergi dapat dibangun agar peningkatan mutu dilakukan secara terarah, saling belajar, dan berkelanjutan,” tegas Awang.

Warisan Prestasi dan Dukungan Pusat
Ketua periode sebelumnya (2022-2025), Surokim, S.Sos., SH., M.Si., meninggalkan warisan yang solid. Ia memandang Muswil ini sebagai momentum evaluasi atas perjalanan organisasi selama tiga tahun terakhir.

“Dalam beberapa tahun terakhir, status akreditasi Program Studi Ilmu Komunikasi di Jawa Timur mengalami peningkatan yang signifikan. Ini menjadi fondasi penting agar program studi tetap adaptif terhadap perubahan zaman dan selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” tutur Surokim penuh optimisme.

Gayung bersambut, Ketua ASPIKOM Pusat, Prof. Anang Sujoko, S.Sos., M.Si., D.Comm, yang hadir langsung, menjanjikan “karpet merah” bagi prodi di Jatim. Ia memastikan ASPIKOM Pusat akan turun gunung melakukan pendampingan langsung, khususnya dalam menaklukkan proses akreditasi LAMSPAK. Tujuannya jelas: mendorong lebih banyak prodi meraih predikat ‘Unggul’.

Muswil V ASPIKOM Jatim 2025 bukan sekadar ajang ganti pengurus. Ia adalah pernyataan sikap bahwa pendidikan komunikasi di Jawa Timur siap bertransformasi. Dengan sinergi lintas institusi, ASPIKOM kini memposisikan diri sebagai motor penggerak yang memastikan setiap prodi tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh adaptif dan berkelanjutan di era ketidakpastian.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pengukuhan Guru Besar Unitomo, Prof. Ully Tampubolon Dorong Batik Indonesia Menjadi Kekuatan Industri Fashion Dunia

21 Mei 2026 - 16:15 WIB

Tembus Seleksi Ketat, Tiga Dosen Unitomo Ikut Rumuskan Kebijakan Ekonomi Berkelanjutan di Forum SEME 2026

21 Mei 2026 - 15:55 WIB

Lombok Tengah, Persiapan MTQ XXXI NTB Capai 70%

14 Mei 2026 - 00:28 WIB

APFI 2026 di Bogor Soroti Krisis Media dan Semangat Pewarta Foto

9 Mei 2026 - 11:28 WIB

Para pemenang dan pengurus Pewarta Foto Indonesia berfoto bersama dalam ajang Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2026 di Bogor.

RLD Ubah Cara Bikin Video: Tanpa Kamera Mahal, Warga Surabaya Kini Bisa Viral dengan AI

5 Mei 2026 - 16:02 WIB

Trending di Pendidikan & Budaya