SURABAYA – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) secara resmi memperluas kontribusinya dalam dunia pendidikan tinggi dengan meluncurkan Program Doktor (S3) Ilmu Hukum. Peresmian yang berlangsung di Auditorium Ki Moh. Saleh, Surabaya, Rabu (4/3/2026), menjadi tonggak sejarah baru bagi Fakultas Hukum Unitomo dalam mencetak akademisi dan praktisi hukum level tertinggi.
Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, S.H., M.H., menyatakan bahwa pembukaan program S3 ini merupakan dedikasi institusi dalam mengawal kualitas penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, kompleksitas problematika hukum saat ini memerlukan pemikiran yang lebih mendalam dan solutif.
“Kehadiran Prodi S3 Ilmu Hukum ini bukan sekadar menambah program studi baru, melainkan bentuk kesiapan Unitomo bersaing di kancah nasional. Kami berharap lulusan nantinya mampu memberikan solusi atas tantangan hukum yang kian dinamis di masyarakat,” ujar Prof. Siti Marwiyah dalam sambutannya.
Kurikulum Adaptif dan Berstandar Ketat
Dekan Fakultas Hukum Unitomo, Subekti, menjelaskan bahwa kurikulum yang diusung telah dirancang untuk menjembatani teori hukum klasik dengan perkembangan praktik hukum terkini. Fokus utamanya adalah menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap tantangan hukum nasional maupun global.
“Kami berkomitmen menghasilkan lulusan yang menjadi katalisator bagi peningkatan mutu riset hukum di Indonesia. Kami akan segera menyerap mahasiswa angkatan pertama melalui standar seleksi yang ketat guna menjaga kualitas,” tegas Subekti.
Dihadiri Tokoh Pendidikan dan Hukum
Peluncuran ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
- Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. (Ketua LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur)
- Prof. Dr. Ade Saptomo, S.H., M.Si. (Pembina Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia)
Kehadiran para tokoh ini mempertegas dukungan stakeholder terhadap langkah strategis Unitomo dalam memperkuat ekosistem pendidikan hukum di Jawa Timur dan Indonesia.
Momentum Ramadan dan “Ngabuburit” Akademik
Menariknya, acara peresmian ini digelar dalam suasana khidmat bulan Ramadan. Alih-alih hanya seremoni formal, kegiatan dikemas dalam bentuk diskusi hangat dan ajang silaturahmi antar-akademisi serta praktisi hukum sembari menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit).
Rangkaian acara ditutup dengan buka puasa bersama, mempererat hubungan Unitomo dengan para mitra strategisnya. Dengan peluncuran ini, Unitomo semakin memantapkan posisinya sebagai institusi pendidikan yang progresif dan siap memberikan kontribusi nyata bagi dinamika hukum nasional.











