Menu

Mode Gelap
Antusiasme Tinggi di Surabaya Domino Tournament 2026, Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal HGI Pacu Domino Jadi Mind Sport, Turnamen Surabaya Jadi Momentum Kerja, Nongkrong, Lanjut Sosialisasi: “Third Place” Jadi Cara Baru Menikmati Waktu Sukseskan Visi Presiden Prabowo, Staf Khusus Presiden Tiar Karbala Dorong Transformasi UMKM di Jawa Timur ART Ancam Kedaulatan Media Nasional, IJTI dan Ibas Bersuara Lia Istifhama Dukung RPH Halal untuk Ketahanan Pangan Jatim

Olahraga & Pariwisata

Tampil Joss, Sapi Andalan Milik Bos Rosi “Tak Mau Dimadu” Juara Kerapan Sapi Sumenep 2025

badge-check


					Tampil Joss, Sapi Andalan Milik Bos Rosi “Tak Mau Dimadu” Juara Kerapan Sapi Sumenep 2025 Perbesar

SUMENEP — Sapi “Tak Mau Dimadu 99” milik H. Fathor Rosi keluar sebagai juara pertama dalam Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025, yang digelar di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep, Sabtu (13/12/2025).

Ajang yang diselenggarakan oleh DRT The Big Family ini memperingati Hari Ulang Tahun Do’a Reng Toah (DRT) sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya Madura. Lomba ini diikuti 64 peserta dari empat kabupaten di Madura: Sumenep, Pamekasan, Bangkalan, dan Sampang.

Di babak final, tiga sapi terbaik bersaing ketat. Dua finalis berasal dari Bangkalan milik H. Tohir dan Dandim 0829 Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd, sementara sapi dari Pamekasan, “Tak Mau Dimadu 99”, tampil konsisten sejak babak penyisihan dan akhirnya unggul setelah penilaian juri.

H. Fathor Rosi menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja keras timnya.

“Kami merawat sapi dengan penuh perhatian, mulai dari latihan, pola makan, hingga kesehatan harian. Kerapan sapi bukan sekadar lomba, tetapi bagian dari kecintaan kami terhadap budaya Madura. Kemenangan ini saya dedikasikan untuk tim, keluarga, dan masyarakat yang mencintai tradisi ini. Semoga ajang seperti Kapolres Sumenep Cup terus menjadi wadah edukasi dan pelestarian budaya bagi generasi muda,” ujar H. Rosi.

Selain menampilkan kecepatan dan ketahanan sapi, lomba ini juga mengajarkan sportivitas, kerja sama tim, dan disiplin, sehingga menjadi momen edukatif bagi penonton dari berbagai daerah. Kemenangan “Tak Mau Dimadu 99” menjadi bukti bahwa pelestarian budaya Madura tetap relevan dan inspiratif.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

HGI Pacu Domino Jadi Mind Sport, Turnamen Surabaya Jadi Momentum

18 April 2026 - 19:54 WIB

Pimpinan HGI, PORDI, dan KONI Jawa Timur di panggung pembukaan Surabaya Domino Tournament 2026 di Surabaya.

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Dipastikan Tetap On Schedule di Tengah Konflik Global

2 April 2026 - 13:36 WIB

Dorong Wisata Libur Lebaran, JXB dan Astindo Perkenalkan Program “Mudik ke Jakarta”

13 Maret 2026 - 21:58 WIB

Siti Fauziah, Senior Manager Marketing Produk dan Promosi PT Jakarta Tourisindo (Perseroda), mempresentasikan program wisata “Mudik ke Jakarta” di Surabaya.

Rindu Nasi Mandi? Nuansa Timur Tengah Ini Hadir di Surabaya

25 Februari 2026 - 15:54 WIB

Menu Adat Solok Ayam Galundi Jadi Ikon Ramadan Four Points Batam

25 Februari 2026 - 11:05 WIB

Four Points by Sheraton Batam sajikan Ayam Galundi, kuliner langka khas Solok dengan kuah hitam alami untuk menu buka puasa unik di Pasar Malam Ramadan. Foto/Sheraton
Trending di Olahraga & Pariwisata