SURABAYA, ISTARA – Surabaya terus menghadirkan pilihan kuliner internasional. Salah satu yang mulai banyak dicari adalah sajian khas Timur Tengah. Di tengah dominasi kafe modern, kehadiran Nasi Mandi Surabaya menawarkan alternatif rasa yang berbeda.
Hidangan ini terkenal dengan nasi berbumbu rempah dan daging yang dimasak perlahan. Aroma kapulaga dan kayu manis langsung terasa saat pelayan menyajikannya ke meja.
Nasi Mandi Jadi Pilihan Santap Bersama
Tidak banyak restoran di Surabaya yang menghadirkan konsep Timur Tengah secara lengkap. Anios Restaurant di Excotel Design Hotel Surabaya menjadi salah satu yang menyajikan menu ini secara konsisten.
Tim dapur meracik nasi dengan campuran rempah khas. Mereka memasak daging hingga empuk sebelum menyajikannya bersama nasi hangat. Kombinasi ini menghasilkan rasa gurih yang seimbang.
Dalam tradisi Timur Tengah, keluarga biasanya menikmati Mandi bersama dalam satu hidangan besar. Karena itu, banyak pengunjung memilih menu ini sebagai opsi tempat buka puasa Surabaya dengan suasana berbeda.
Menu Timur Tengah dan Western Tersedia
Selain Nasi Mandi, restoran ini menawarkan Lamb Kofta dan Shish Tawook dengan nasi briyani. Pengunjung juga bisa memilih steak atau pasta jika menginginkan menu Western.
Variasi tersebut memudahkan satu meja dengan selera berbeda tetap bisa menikmati hidangan bersama.
Kehadiran Shisha Perkuat Atmosfer
Anios juga menyediakan fasilitas shisha bagi pengunjung. Tidak banyak restoran di Surabaya yang menghadirkan konsep ini dalam satu lokasi dengan menu Timur Tengah.
Shisha menghadirkan suasana santai setelah makan. Pengunjung dapat menikmati hidangan sekaligus merasakan atmosfer khas Timur Tengah.
Marcomm Manager Excotel, Pinky Monica, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan pengalaman bersantap yang lebih menyeluruh.
“Kami menghadirkan Nasi Mandi dan konsep bernuansa Timur Tengah agar tamu bisa merasakan pengalaman berbeda, terutama saat momen buka puasa,” ujarnya.











