Menu

Mode Gelap
Sumenep Bersolawat 2026: Syukur, Evaluasi, dan Perkuat Ukhuwah di Tengah Pembangunan Daerah Cahaya Pro Bongkar Fakta Cukai Rokok 1999 vs 2026, Jomplang 36% vs 70% Industri Rokok Minta Menkeu Purbaya Terapkan Tarif Cukai Khusus Demi Selamatkan Usaha Lokal Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, SPPG Polres Loteng Diharapkan Gerakkan Ekonomi Petani dan UMKM Ramadhan Gerakkan Ekonomi UMKM Surabaya, Omzet Pedagang Naik Dua Kali Lipat Rindu Nasi Mandi? Nuansa Timur Tengah Ini Hadir di Surabaya

Politik & Pemerintahan

DLH Sumenep Lakukan Gebrakan Besar! JSI dan Komunitas Bersatu untuk HPSN 2026 dan Lingkungan Bersih

badge-check


					DLH Sumenep Lakukan Gebrakan Besar! JSI dan Komunitas Bersatu untuk HPSN 2026 dan Lingkungan Bersih Perbesar

SUMENEP – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026. Bertajuk “Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”, kegiatan ini digelar di kawasan Lingkar Timur, Sabtu (21/2/2026), sebagai wujud nyata membangun kesadaran kolektif terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan lembaga daerah, mulai dari Satpol PP, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, hingga komunitas peduli lingkungan, pelaku usaha, organisasi sosial, tokoh pemuda, serta Jurnalis Sumenep Independent (JSI). Kehadiran JSI menjadi sorotan tersendiri, karena para jurnalis tidak hanya menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga ikut terjun langsung dalam aksi nyata di lapangan.

Rangkaian kegiatan berlangsung hidup dan interaktif. Peserta membersihkan area Lingkar Timur, melakukan kampanye minim sampah, dan menanam pohon sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan. Setiap aksi menekankan bahwa masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran kolektif.
Bulan Ramadhan Sebagai Ruang Edukasi Lingkungan

Menariknya, kegiatan HPSN 2026 ini memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai ruang edukasi lingkungan. Momentum suci ini dijadikan sarana menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam sebagai bagian dari nilai-nilai ibadah dan kebaikan sosial. Anak-anak, remaja, dan masyarakat umum diajak melihat hubungan antara lingkungan bersih, kesehatan masyarakat, dan keberkahan hidup sehari-hari.

Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Anwar Shahroni Yusuf, menegaskan pentingnya kolaborasi ini.

“Kami berharap HPSN bukan hanya seremonial tahunan. Lingkungan yang bersih dan sehat membutuhkan partisipasi aktif semua pihak, dari pelajar, pedagang, hingga tokoh masyarakat. Bulan Ramadhan adalah momentum tepat untuk menanamkan nilai-nilai ini secara mendalam,” ucapnya.

Kadis Anwar menyebut, edukasi dan aksi nyata harus berjalan beriringan. Budaya sadar lingkungan adalah investasi jangka panjang untuk generasi Sumenep.

“Setiap langkah kecil, seperti menanam pohon atau mengurangi sampah plastik, akan membentuk kesadaran kolektif yang mampu mengubah masa depan daerah kita,’ sebutnya.

Apresiasi dari Bupati Sumenep
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama masyarakat, organisasi sosial, komunitas peduli lingkungan, dan JSI yang aktif berpartisipasi.

“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Saya mengapresiasi semangat gotong royong dan dedikasi warga Sumenep yang ikut bergerak nyata di lapangan,” kata Bupati Fauzi.

Ia menambahkan, momentum Ramadhan ini sangat tepat untuk menanamkan nilai peduli lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan pendidikan karakter.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat agar kesadaran lingkungan terus tumbuh dan menjadi budaya yang melekat,” tegasnya.

Dengan semangat gotong royong yang terpancar dalam kegiatan ini, HPSN 2026 di Sumenep bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi gerakan nyata yang menginspirasi seluruh masyarakat, memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai ruang pembelajaran dan perubahan perilaku, untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sumenep Bersolawat 2026: Syukur, Evaluasi, dan Perkuat Ukhuwah di Tengah Pembangunan Daerah

1 Maret 2026 - 00:40 WIB

Industri Rokok Minta Menkeu Purbaya Terapkan Tarif Cukai Khusus Demi Selamatkan Usaha Lokal

28 Februari 2026 - 21:34 WIB

Pathul Bahri Sampaikan Jawaban Eksekutif atas 4 Ranperda Strategis di Sidang Paripurna DPRD Lombok Tengah

23 Februari 2026 - 12:13 WIB

Bupati Sumenep Kembali Gelar Mudik Gratis 2026 untuk Perantau Jakarta

20 Februari 2026 - 22:58 WIB

Harga dan Stok Aman, Bupati Sumenep Pantau Pasar Menjelang Ramadan

13 Februari 2026 - 12:45 WIB

Trending di Politik & Pemerintahan