Menu

Mode Gelap
Sumenep Bersolawat 2026: Syukur, Evaluasi, dan Perkuat Ukhuwah di Tengah Pembangunan Daerah Cahaya Pro Bongkar Fakta Cukai Rokok 1999 vs 2026, Jomplang 36% vs 70% Industri Rokok Minta Menkeu Purbaya Terapkan Tarif Cukai Khusus Demi Selamatkan Usaha Lokal Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, SPPG Polres Loteng Diharapkan Gerakkan Ekonomi Petani dan UMKM Ramadhan Gerakkan Ekonomi UMKM Surabaya, Omzet Pedagang Naik Dua Kali Lipat Rindu Nasi Mandi? Nuansa Timur Tengah Ini Hadir di Surabaya

Politik & Pemerintahan

Mahasiswa FKIP UPI Sumenep Antusias Ikuti KMD Pramuka

badge-check


					Mahasiswa FKIP UPI Sumenep Antusias Ikuti KMD Pramuka Perbesar

Sumenep — Universitas PGRI (UPI) Sumenep sukses menggelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang berlangsung pada 19–24 Januari 2026 di Kampus Universitas PGRI Sumenep. Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta sebagai upaya konkret menyiapkan pembina pramuka yang kompeten dan siap berkontribusi di dunia pendidikan.

KMD UPI Sumenep tahun 2026 diikuti peserta dari berbagai wilayah. Sekitar separuh peserta merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Sumenep. Hal ini mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kompetensi kepramukaan bagi calon pendidik.


Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi, baik dalam sesi materi teori maupun praktik lapangan. Selain dibekali pengetahuan dasar kepramukaan, peserta juga dilatih mengembangkan nilai kepemimpinan, disiplin, kerja sama, serta karakter kebangsaan yang menjadi inti pendidikan pramuka.

Panitia KMD UPI Sumenep 2026, Jaisaqi Danuriyo, menyampaikan apresiasi kepada Prodi Penjaskesrek FKIP Universitas PGRI Sumenep atas dukungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan prodi menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kesiapan dan daya saing saat terjun ke dunia pendidikan.

Ia menegaskan bahwa kompetensi kepramukaan kini bukan lagi bersifat pilihan, melainkan kewajiban bagi calon pendidik. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 13 Tahun 2025 yang menetapkan pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di seluruh jenjang pendidikan.

Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Kepramukaan Prodi Penjaskesrek, Muhammad Romli, menilai kebijakan mendorong mahasiswa mengikuti KMD merupakan langkah tepat dan visioner. Menurutnya, kepramukaan memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi peserta didik.

“Calon guru harus memiliki kompetensi yang menyeluruh. Kepramukaan menjadi media efektif dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan KMD ini, Universitas PGRI Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan pendidikan nasional serta mencetak pendidik yang profesional, berkarakter, dan siap menjawab tantangan dunia pendidikan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sumenep Bersolawat 2026: Syukur, Evaluasi, dan Perkuat Ukhuwah di Tengah Pembangunan Daerah

1 Maret 2026 - 00:40 WIB

Industri Rokok Minta Menkeu Purbaya Terapkan Tarif Cukai Khusus Demi Selamatkan Usaha Lokal

28 Februari 2026 - 21:34 WIB

Pathul Bahri Sampaikan Jawaban Eksekutif atas 4 Ranperda Strategis di Sidang Paripurna DPRD Lombok Tengah

23 Februari 2026 - 12:13 WIB

DLH Sumenep Lakukan Gebrakan Besar! JSI dan Komunitas Bersatu untuk HPSN 2026 dan Lingkungan Bersih

21 Februari 2026 - 18:16 WIB

Bupati Sumenep Kembali Gelar Mudik Gratis 2026 untuk Perantau Jakarta

20 Februari 2026 - 22:58 WIB

Trending di Politik & Pemerintahan