Menu

Mode Gelap
HUT Surabaya ke-733 Dirayakan Meriah, Djaman Doeloe Resto Hadirkan Wayang Kulit dan Pasar Rakyat ORADO Jatim Libatkan UMKM Produksi Peralatan Turnamen Domino Sengketa Lahan di Desa Bilelando: Eksekusi Ditunda Polisi, Pengacara Ungkap Dugaan Cacat Hukum Formil Sambut Idul Adha, ITDC Salurkan 21 Hewan Kurban dari Peternak Lokal ke Desa Penyangga Mandalika Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau Sensasi Nonton Film Indie di Bawah Langit Surabaya Barat Lewat Cinema Under The Stars

Politik & Pemerintahan

Mahasiswa FKIP UPI Sumenep Antusias Ikuti KMD Pramuka

badge-check


					Mahasiswa FKIP UPI Sumenep Antusias Ikuti KMD Pramuka Perbesar

Sumenep — Universitas PGRI (UPI) Sumenep sukses menggelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang berlangsung pada 19–24 Januari 2026 di Kampus Universitas PGRI Sumenep. Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta sebagai upaya konkret menyiapkan pembina pramuka yang kompeten dan siap berkontribusi di dunia pendidikan.

KMD UPI Sumenep tahun 2026 diikuti peserta dari berbagai wilayah. Sekitar separuh peserta merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Sumenep. Hal ini mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kompetensi kepramukaan bagi calon pendidik.


Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi, baik dalam sesi materi teori maupun praktik lapangan. Selain dibekali pengetahuan dasar kepramukaan, peserta juga dilatih mengembangkan nilai kepemimpinan, disiplin, kerja sama, serta karakter kebangsaan yang menjadi inti pendidikan pramuka.

Panitia KMD UPI Sumenep 2026, Jaisaqi Danuriyo, menyampaikan apresiasi kepada Prodi Penjaskesrek FKIP Universitas PGRI Sumenep atas dukungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan prodi menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kesiapan dan daya saing saat terjun ke dunia pendidikan.

Ia menegaskan bahwa kompetensi kepramukaan kini bukan lagi bersifat pilihan, melainkan kewajiban bagi calon pendidik. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 13 Tahun 2025 yang menetapkan pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di seluruh jenjang pendidikan.

Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah Kepramukaan Prodi Penjaskesrek, Muhammad Romli, menilai kebijakan mendorong mahasiswa mengikuti KMD merupakan langkah tepat dan visioner. Menurutnya, kepramukaan memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi peserta didik.

“Calon guru harus memiliki kompetensi yang menyeluruh. Kepramukaan menjadi media efektif dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan KMD ini, Universitas PGRI Sumenep kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan pendidikan nasional serta mencetak pendidik yang profesional, berkarakter, dan siap menjawab tantangan dunia pendidikan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Solidaritas untuk Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel Saat Membawa Misi Kemanusiaan ke Gaza

22 Mei 2026 - 09:35 WIB

Aksi solidaritas jurnalis Surabaya untuk pembebasan jurnalis Indonesia yang ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza.

Ahmad Dhafir Raih Magister Hukum di Unitomo Surabaya

27 April 2026 - 15:32 WIB

Solusi Nyata dari Gang Sempit, Posyandu Disabilitas Penanggungan Hapus Tembok Biaya Terapi

26 April 2026 - 14:16 WIB

Lia Istifhama Dukung RPH Halal untuk Ketahanan Pangan Jatim

15 April 2026 - 19:23 WIB

Halal Bihalal PKDI Sumenep, Kades Ditantang Kreatif Hadapi Tantangan

7 April 2026 - 11:33 WIB

Trending di Politik & Pemerintahan