Menu

Mode Gelap
Sumenep Bersolawat 2026: Syukur, Evaluasi, dan Perkuat Ukhuwah di Tengah Pembangunan Daerah Cahaya Pro Bongkar Fakta Cukai Rokok 1999 vs 2026, Jomplang 36% vs 70% Industri Rokok Minta Menkeu Purbaya Terapkan Tarif Cukai Khusus Demi Selamatkan Usaha Lokal Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, SPPG Polres Loteng Diharapkan Gerakkan Ekonomi Petani dan UMKM Ramadhan Gerakkan Ekonomi UMKM Surabaya, Omzet Pedagang Naik Dua Kali Lipat Rindu Nasi Mandi? Nuansa Timur Tengah Ini Hadir di Surabaya

Pendidikan & Budaya

Wakil Rektor III Unitomo Apresiasi Peran Strategis Mahasiswa dalam Diksar Menwa 2026

badge-check


					Sejumlah peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Angkatan LXXVIII dan Kursus Kader Pelaksana (Suskalak) Angkatan XLI Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahasurya Jawa Timur berfoto bersama usai Upacara Penutupan, Minggu (8/2/2026). Foto: SAN Perbesar

Sejumlah peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Angkatan LXXVIII dan Kursus Kader Pelaksana (Suskalak) Angkatan XLI Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahasurya Jawa Timur berfoto bersama usai Upacara Penutupan, Minggu (8/2/2026). Foto: SAN

Malang, Istara – Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahasurya Jawa Timur resmi menutup Pendidikan Dasar (Diksar) Angkatan LXXVIII dan Kursus Kader Pelaksana (Suskalak) Angkatan XLI Tahun 2026. Upacara penutupan berlangsung khidmat di Lapangan Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Malang, Minggu (8/2/2026).

Dalam upacara tersebut, para peserta menunjukkan ketangkasan melalui berbagai demonstrasi militer, mulai dari bela diri hingga bongkar pasang senjata. Mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya tercatat mendominasi peran strategis dalam rangkaian atraksi tersebut.

Wakil Rektor III Unitomo, Dr. Ir. Suyanto, M.M., yang hadir langsung di lokasi, memberikan apresiasi tinggi atas capaian para mahasiswanya. Sebanyak 13 mahasiswa Unitomo berhasil menyelesaikan Diksar LXXVIII, sementara 2 mahasiswa lainnya menuntaskan Suskalak XLI.

Wakil Rektor III Unitomo, Dr. Ir. Suyanto, M.M. (tengah), mendampingi delegasi mahasiswa Unitomo pada upacara penutupan Diksar dan Suskalak Menwa Mahasurya Jatim di Malang, Minggu (8/2/2026). Foto (SAN)

“Saya memberikan apresiasi kepada para peserta Diklatsar LXXVIII dari Unitomo sebanyak 13 peserta, dan peserta Suskalak XLI sebanyak 2 peserta,” ujar Wakil Rektor III Unitomo saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menekankan pentingnya peran Menwa sebagai bagian dari komponen cadangan pertahanan negara. Menurutnya, selama pendidikan berlangsung, delegasi Unitomo menunjukkan kepemimpinan yang menonjol.

“Peserta dari Unitomo banyak berperan selama kegiatan berlangsung, di antaranya Yosafat yang menjadi senat Suskalak, yang lainnya banyak jadi Danton (Komandan Peleton) dan ketua kelas,” lanjutnya.

Unjuk Ketangkasan

Dominasi mahasiswa Unitomo juga terlihat jelas dalam sesi demonstrasi. Yosafat, mahasiswa Fakultas Teknik Sipil semester 4, dipercaya mengemban tugas sebagai Komandan Kompi (Danki) pasukan defile.

Selain itu, Hafidh dari Fakultas Pertanian semester 6 menunjukkan kemahiran dalam bongkar pasang senjata. Di sektor bela diri militer, Ester yang merupakan mahasiswa semester 1 Fakultas Teknik Informatika tampil sebagai perwakilan, didukung oleh 10 mahasiswa Unitomo lainnya yang tergabung dalam tim double stick.

Wakil Rektor III berharap agar pengalaman kedisiplinan ini mampu membentuk karakter mahasiswa yang solid di masa depan.

“Semoga dengan semangat Diklat Sar dan Suskalak ini mereka terbentuk menjadi orang yang tangguh dan berguna bagi bangsa dan negara kelak, amin,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, SPPG Polres Loteng Diharapkan Gerakkan Ekonomi Petani dan UMKM

28 Februari 2026 - 18:15 WIB

Jangan Terlena Zaman! Wabup Tekankan Anak Lombok Tengah Harus Tangguh dan Berdedikasi

16 Februari 2026 - 21:51 WIB

Gus Zain: Gelar Budaya Luwung Pacitan Jadi Media Edukasi Generasi Muda Lestarikan Keris dan Warisan Leluhur

4 Februari 2026 - 20:37 WIB

Unitomo Siap Buka Program Studi Doktor Baru

21 Januari 2026 - 16:20 WIB

Ratusan Guru Honorer Tolak Dirumahkan, Kasta NTB Minta Pemkab Loteng Tidak Gegabah!

9 Januari 2026 - 04:38 WIB

Trending di Pendidikan & Budaya