Menu

Mode Gelap
6 Hari Terungkap, 990 Hari Menggantung: Hukum Harus Tegas Tanpa Ragu Sambang TPQ, Ikhtiar LPTQ Lombok Tengah Cetak Generasi Qur’ani Masjid Mujahidin dan Detikzone Bersinergi, Santunan Akbar 150 Anak Yatim, Dhuafa, dan Penggali Kubur Jadi Teladan Sosial di Sumenep Dari Meja Buka Puasa, Bang Ali Menyatukan Media dan LSM Pamekasan untuk Perubahan Sosial Lonjakan Pemudik H-3 Lebaran di Kalianget, Pemkab Sumenep Pastikan Semua Terlayani Maksimal Arus Mudik Lebaran 2026 Capai Puncak, Fasilitas Kesehatan Disiagakan

Pendidikan & Budaya

Sambang TPQ, Ikhtiar LPTQ Lombok Tengah Cetak Generasi Qur’ani

badge-check


					Sambang TPQ, Ikhtiar LPTQ Lombok Tengah Cetak Generasi Qur’ani Perbesar

LOMBOK TENGAH – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lombok Tengah resmi meluncurkan program “Sambang TPQ” sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem pendidikan Al-Qur’an di tingkat akar rumput.

Program pembinaan perdana ini dimulai dari TPQ Nurul Muhajirin, Kecamatan Praya Tengah, pada Selasa (17/3/2026), dan diproyeksikan menjangkau 12 kecamatan di seluruh Kabupaten Lombok Tengah.

​Ketua Harian LPTQ Lombok Tengah, Dr. TGH. Sabarudin Abdurrahman, S.Pd.I., M.Pd., memimpin langsung tim sekretariat dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut. Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh dua qari berprestasi asal Lombok Tengah, Haikal dan Sugianto.

​Dalam arahannya, TGH. Sabarudin menekankan pentingnya menjaga kualitas sanad keilmuan dalam mempelajari Al-Qur’an. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan platform digital sebagai sumber utama belajar agama tanpa pendampingan ahli.

​“Al-Qur’an bukan ilmu biasa. Ia harus dipelajari melalui guru secara langsung. Tidak cukup hanya belajar dari Google atau YouTube tanpa bimbingan guru. Jika belajar tanpa guru ngaji yang benar, maka dikhawatirkan justru akan tersesat dalam pemahaman,” tegasnya.

Selain pembinaan teknis, program Sambang TPQ juga berfungsi sebagai instrumen pendataan kelembagaan. Data yang terkumpul akan menjadi basis pengusulan insentif bagi para pengajar TPQ melalui sinergi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lombok Tengah.

​“Tujuan kami datang adalah untuk melakukan pembinaan terhadap TPQ-TPQ di Lombok Tengah. Harapannya, cahaya Al-Qur’an akan terus membahana di Bumi Tatas Tuhu Trasna,” ujar TGH. Sabarudin.

​Di lokasi pertama, TPQ Nurul Muhajirin melaporkan perkembangan signifikan sejak berdiri November 2021. Dengan total 97 santri aktif saat ini, lembaga ini menerapkan sistem kelas berjenjang, mulai dari kelas Iqro’, Al-Qur’an, hingga tahfidz dan tilawah.

Pengelola TPQ menyebut kehadiran lembaga ini juga efektif mengurangi ketergantungan anak-anak terhadap telepon genggam.

“Kami berharap ke depan semakin banyak anak-anak yang bergabung dan belajar Al-Qur’an di TPQ ini,” ungkap pengelola TPQ dalam laporannya.

​Sebagai bentuk dukungan operasional, LPTQ Lombok Tengah menyerahkan bantuan sarana pembelajaran berupa 10 buku Iqro’, 10 mushaf Al-Qur’an, serta 75 paket bingkisan pembinaan bagi para santri dan pengajar.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

SMPN 1 Jabon dan IPNU Gelar Pesantren Ramadan, Ratusan Siswa Ikut Pembinaan Akhlak

15 Maret 2026 - 13:29 WIB

Dari Uang Jajan Jadi Amal, Siswa SDN Panaongan III Berikan Santunan Lewat Program JUMPAYASIN

14 Maret 2026 - 11:50 WIB

Unitomo Resmi Buka Program Doktor Ilmu Hukum, Fokus Cetak Pakar Hukum Visioner

4 Maret 2026 - 18:35 WIB

Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, SPPG Polres Loteng Diharapkan Gerakkan Ekonomi Petani dan UMKM

28 Februari 2026 - 18:15 WIB

Jangan Terlena Zaman! Wabup Tekankan Anak Lombok Tengah Harus Tangguh dan Berdedikasi

16 Februari 2026 - 21:51 WIB

Trending di Pendidikan & Budaya