Menu

Mode Gelap
Asuransi Astra Kembali Raih Brand Keuangan Terpercaya 2026 Tarot Berubah Wajah, dari Ramalan Menuju Alat Refleksi Diri Halal Bihalal PKDI Sumenep, Kades Ditantang Kreatif Hadapi Tantangan Pimpin Apel Denma, Kasbrigif TP 31/PS: Prajurit Jangan Cengeng dan Mudah Diadu Domba Aktivis Bajingan Kasta NTB: Pengadaan Mobil Mewah Bank NTB Syariah Adalah Bentuk Pengabaian Instruksi Presiden

Pendidikan & Budaya

Lebaran Ketupat 1447 H, Momentum Bupati Lombok Tengah Pupuk Semangat Kebersamaan

badge-check


					Lebaran Ketupat 1447 H, Momentum Bupati Lombok Tengah Pupuk Semangat Kebersamaan Perbesar

​LOMBOK TENGAH – Suasana khidmat menyelimuti Bencingah Agung MASMIRAH, saat Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar perayaan Lebaran Ketupat 1447 H pada Sabtu (28/3/2026).

​Perayaan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar-elemen pemerintah dan masyarakat di wilayah Bumi Tatas Tuhu Trasna tersebut.

​Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, didampingi Wakil Bupati, H. M. Nursiah, dan Sekretaris Daerah, Lalu Firman Wijaya. Turut hadir jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kepala Puskesmas beserta staf, Kepala Sekolah, Korwil, hingga pengawas se-Kabupaten Lombok Tengah.

​Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, menekankan bahwa Lebaran Ketupat bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan wadah pelestarian nilai-nilai luhur yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

​”Ini adalah sebuah tradisi, tradisi yang tidak pernah dilupakan. Namun ini yang sebenarnya adalah silaturahim dikemas dalam wadah lebaran ketupat. Jangan pernah kita lupakan ini dan nanti akan menjadi sebuah budaya yang generasi berikutnya akan melanjutkan,” ujar Pathul Bahri dalam sambutannya.

​Ia menambahkan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah halal bihalal untuk memperkuat sinergi di lingkungan pemerintahan daerah.

​”Ini halal bihalal & silaturahim yang dikemas dalam lebaran ketupat. Ini tradisi yang harus kita lestarikan,” tegasnya.

​Lebih lanjut, Pathul berharap kegiatan tahunan ini dapat terus berkembang sebagai instrumen pemersatu bagi seluruh elemen masyarakat di Lombok Tengah.

​”Tradisi budaya ini terus kita kembangkan dan akhirnya setiap tahun kita tidak akan pernah lupa untuk bersilaturahim berijtima istilah lebihnya halal bihalal untuk memupuk semangat kebersamaan di antara kita semua keluarga besar masyarakat Kabupaten Lombok Tengah,” tutup Pathul.

​Perayaan Lebaran Ketupat di Lombok Tengah sendiri merupakan tradisi turun-temurun yang dilakukan seminggu setelah Idul Fitri, sebagai penanda berakhirnya puasa sunah enam hari di bulan Syawal.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sambang TPQ, Ikhtiar LPTQ Lombok Tengah Cetak Generasi Qur’ani

18 Maret 2026 - 22:28 WIB

SMPN 1 Jabon dan IPNU Gelar Pesantren Ramadan, Ratusan Siswa Ikut Pembinaan Akhlak

15 Maret 2026 - 13:29 WIB

Dari Uang Jajan Jadi Amal, Siswa SDN Panaongan III Berikan Santunan Lewat Program JUMPAYASIN

14 Maret 2026 - 11:50 WIB

Unitomo Resmi Buka Program Doktor Ilmu Hukum, Fokus Cetak Pakar Hukum Visioner

4 Maret 2026 - 18:35 WIB

Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, SPPG Polres Loteng Diharapkan Gerakkan Ekonomi Petani dan UMKM

28 Februari 2026 - 18:15 WIB

Trending di Pendidikan & Budaya