Menu

Mode Gelap
ART Ancam Kedaulatan Media Nasional, IJTI dan Ibas Bersuara Lia Istifhama Dukung RPH Halal untuk Ketahanan Pangan Jatim Run For Animals 2026: Lari Sambil Dukung Konservasi Satwa LEPAS Perkuat Ekspansi Global Jelang International Business Summit Asuransi Astra Kembali Raih Brand Keuangan Terpercaya 2026 Tarot Berubah Wajah, dari Ramalan Menuju Alat Refleksi Diri

Pendidikan & Budaya

Tim PkM Unitomo Kembangkan Aplikasi Digital untuk Bank Sampah di Gresik

badge-check


					Tim PkM Unitomo Kembangkan Aplikasi Digital untuk Bank Sampah di Gresik Perbesar

Gresik – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya menghadirkan inovasi digital dalam pengelolaan bank sampah melalui penerapan aplikasi berbasis Google AppSheet di Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Kegiatan yang berlangsung di Balai RW 05, Minggu (9/11/2025), menjadi puncak dari program pendampingan yang telah berjalan sejak September 2025. Tim PkM yang diketuai Alvy Mulyaning Tyas, SE., MM., beranggotakan Prof. Dr. Sri Utami Ady, SE., MM., Shanty Ratna Damayanti, SE., M.Si., Achmad Choiron, S.Kom., M.T., dan Jajuk Suprijati, SE., MM., serta didukung tiga mahasiswa sebagai asisten lapangan.

Program yang didanai DIPA Unitomo 2025 ini berangkat dari temuan lapangan bahwa pencatatan transaksi bank sampah di wilayah tersebut masih dilakukan secara manual, rawan kesalahan, dan partisipasi warga tergolong rendah.

“Kami memberikan pelatihan komunikasi dan strategi sosialisasi agar pengurus mampu menyampaikan edukasi pemilahan sampah secara efektif,” ujar Alvy Mulyaning Tyas. “Melalui aplikasi digital ini, pencatatan setoran dan perhitungan saldo bisa dilakukan otomatis, sehingga lebih efisien dan transparan.”

Dalam pelatihan yang diikuti sekitar 20 peserta, terdiri atas pengurus Bank Sampah Unit (BSU), kader lingkungan, dan warga aktif, tim juga menyerahkan media kampanye berupa banner dan video edukasi untuk mendukung sosialisasi berkelanjutan di masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unitomo, Prof. Dr. Nur Sayidah, memberikan apresiasi atas langkah tim yang memadukan teknologi dengan pemberdayaan masyarakat.

“Sistem digital ini diharapkan menjadi model bagi BSU lain di Desa Betiting maupun wilayah Gresik. Pengelolaan sampah bisa lebih akuntabel dan berkelanjutan. Ini sejalan dengan komitmen Unitomo sebagai Kampus Berdampak,” ujarnya.

Dampak nyata program ini turut dirasakan warga. Nungky, salah satu pengurus BSU Anggrek Desa Betiting, menyebut kehadiran aplikasi digital sangat membantu kegiatan pencatatan dan pelaporan.

“Sekarang setoran warga langsung tercatat di ponsel, laporan keuangan juga lebih cepat dan rapi. Pendampingan dari tim Unitomo benar-benar memberi manfaat besar,” tuturnya.

Melalui kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, kegiatan PkM Unitomo ini tidak hanya mendukung pengelolaan sampah yang lebih modern, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan literasi digital di tingkat desa.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lebaran Ketupat 1447 H, Momentum Bupati Lombok Tengah Pupuk Semangat Kebersamaan

29 Maret 2026 - 13:44 WIB

Sambang TPQ, Ikhtiar LPTQ Lombok Tengah Cetak Generasi Qur’ani

18 Maret 2026 - 22:28 WIB

SMPN 1 Jabon dan IPNU Gelar Pesantren Ramadan, Ratusan Siswa Ikut Pembinaan Akhlak

15 Maret 2026 - 13:29 WIB

Dari Uang Jajan Jadi Amal, Siswa SDN Panaongan III Berikan Santunan Lewat Program JUMPAYASIN

14 Maret 2026 - 11:50 WIB

Unitomo Resmi Buka Program Doktor Ilmu Hukum, Fokus Cetak Pakar Hukum Visioner

4 Maret 2026 - 18:35 WIB

Trending di Pendidikan & Budaya