Menu

Mode Gelap
Bupati Sumenep Penuhi Aspirasi DPRD Melalui Mutasi dan Promosi ASN Pimpinan Pusat HIMMAH NWDI Resmi Lantik Pengurus Cabang Lombok Tengah Periode 2025–2026 Arena Seleksi Sekda Sumenep Resmi Dibuka: Siap Menguji Kepemimpinan dan Integritas Badai Hukum di Jagat Hiburan: Denada Tambunan Digugat Anak Kandung, Pengacara Alam Gaib Turun Tangan Bukti Dedikasi, AKBP Jazuli Dani Iriawan Naik Kelas ke Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim Ratusan Guru Honorer Tolak Dirumahkan, Kasta NTB Minta Pemkab Loteng Tidak Gegabah!

Pendidikan & Budaya

Miris! Pengadaan Buku Bertema Al-Qur’an Ratusan Juta di Disdik Sumenep Diduga Tak Beres

badge-check


					Miris! Pengadaan Buku Bertema Al-Qur’an Ratusan Juta di Disdik Sumenep Diduga Tak Beres Perbesar

SUMENEP — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait belanja modal buku umum Ilmu Pengetahuan Umum Tahun Anggaran 2025 yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah, Rabu (17/12/2025).

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan, selain anggaran fantastis pada Belanja Hibah Barang Alat Permainan Edukatif (APE) PAUD senilai miliaran rupiah, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep juga mengalokasikan anggaran besar untuk paket Belanja Modal Buku Umum Ilmu Pengetahuan Umum yang dinilai janggal dan berpotensi bermasalah.

Sorotan tertuju pada pengadaan buku dengan spesifikasi “20 Jalan Keberuntungan dan 20 Penyebab Kerugian dalam Pandangan Al-Qur’an” dengan nilai anggaran mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, peruntukan serta mekanisme distribusi buku tersebut belum dijelaskan secara terbuka kepada publik.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, tidak membuahkan hasil. Pejabat yang akrab disapa Agus itu enggan memberikan keterangan, meski telah dihubungi berulang kali.

Sikap tutup mulut tersebut memicu tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat seluruh anggaran pendidikan bersumber dari keuangan negara yang seharusnya dikelola secara transparan dan akuntabel.

Saat ini, wartawan bersama tim investigasi masih melakukan penelusuran lebih lanjut guna mengungkap kejelasan penggunaan anggaran belanja buku tersebut, termasuk kemungkinan adanya penyimpangan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaannya

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ratusan Guru Honorer Tolak Dirumahkan, Kasta NTB Minta Pemkab Loteng Tidak Gegabah!

9 Januari 2026 - 04:38 WIB

FK3 Sumenep: Membedah Dilema Toko Kelontong Madura dalam Perspektif Syariat

5 Januari 2026 - 16:48 WIB

Nakhoda Baru dan Misi Besar: Membedah Masa Depan Ilmu Komunikasi di Muswil V ASPIKOM Jatim

20 Desember 2025 - 14:16 WIB

Masih Bisakah Buku Disebut Jendela Dunia?

17 Desember 2025 - 15:12 WIB

Pemkab Lombok Tengah Sosialisasikan Buku Pedoman Adat Sasak Masmirah

16 Desember 2025 - 22:08 WIB

Trending di Pendidikan & Budaya