Menu

Mode Gelap
Sumenep Bersolawat 2026: Syukur, Evaluasi, dan Perkuat Ukhuwah di Tengah Pembangunan Daerah Cahaya Pro Bongkar Fakta Cukai Rokok 1999 vs 2026, Jomplang 36% vs 70% Industri Rokok Minta Menkeu Purbaya Terapkan Tarif Cukai Khusus Demi Selamatkan Usaha Lokal Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, SPPG Polres Loteng Diharapkan Gerakkan Ekonomi Petani dan UMKM Ramadhan Gerakkan Ekonomi UMKM Surabaya, Omzet Pedagang Naik Dua Kali Lipat Rindu Nasi Mandi? Nuansa Timur Tengah Ini Hadir di Surabaya

Pendidikan & Budaya

Pemkab Lombok Tengah Sosialisasikan Buku Pedoman Adat Sasak Masmirah

badge-check


					Pemkab Lombok Tengah Sosialisasikan Buku Pedoman Adat Sasak Masmirah Perbesar

Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar kegiatan sosialisasi Buku Sasak Masmirah sebagai buku pedoman adat istiadat Kabupaten Lombok Tengah.

Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, Majelis Kerame Adat Sasak, tokoh adat, serta lembaga adat desa se-Kabupaten Lombok Tengah, dan dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Kantor Dinas PMD Kabupaten Lombok Tengah.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Lombok Tengah, Majelis Kerame Adat Sasak Kabupaten Lombok Tengah, para tokoh adat, serta perwakilan lembaga adat desa dari seluruh kecamatan.

Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya Sasak agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Buku Sasak Masmirah disosialisasikan sebagai pedoman bersama yang bertujuan menyatukan pemahaman dan pandangan mengenai adat dan budaya Sasak, khususnya yang berkaitan dengan tata busana, tata bahasa, serta tata upacara adat. Dengan adanya buku ini, diharapkan masyarakat memiliki rujukan yang jelas sehingga dapat meminimalkan perbedaan persepsi dalam praktik adat istiadat di Lombok Tengah.

Proses penyusunan buku ini dilakukan oleh Tim Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas PMD Kabupaten Lombok Tengah, bekerja sama dengan Majelis Kerame Adat Sasak, sejumlah tokoh adat, serta melibatkan unsur pemerintah daerah.

Kolaborasi ini memastikan bahwa isi buku tidak hanya berbasis nilai-nilai adat, tetapi juga selaras dengan konteks pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat saat ini.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Lombok Tengah, Drs. Lalu Rinjani, M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa buku tersebut masih memiliki keterbatasan.

“Buku ini tidaklah sempurna, oleh karena itu masukan, saran, dan kritik mutlak diperlukan. Namun paling tidak, kehadiran buku ini dapat mempersempit perbedaan pandangan mengenai apa yang sudah menjadi tradisi dan apa yang datangnya belakangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Kerame Adat Sasak Kabupaten Lombok Tengah sekaligus anggota tim penyusun buku, Lalu Purnama Agung, S.IP., menjelaskan bahwa buku Sasak Masmirah disusun sebagai upaya pelestarian budaya Sasak yang berintegritas.

“Buku ini bertujuan melestarikan budaya Sasak, baik untuk generasi saat ini yang mulai tergerus maupun untuk generasi selanjutnya,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan tokoh adat Drs. H. Lalu Putria, M.Pd., yang berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi masyarakat Sasak Lombok Tengah dalam menjalani kehidupan sosial.

“Semoga buku ini bisa menjadi pedoman masyarakat Sasak Lombok Tengah untuk berinteraksi dengan alam dan sesama dalam kehidupan sosial yang baik,” tuturnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, SPPG Polres Loteng Diharapkan Gerakkan Ekonomi Petani dan UMKM

28 Februari 2026 - 18:15 WIB

Jangan Terlena Zaman! Wabup Tekankan Anak Lombok Tengah Harus Tangguh dan Berdedikasi

16 Februari 2026 - 21:51 WIB

Wakil Rektor III Unitomo Apresiasi Peran Strategis Mahasiswa dalam Diksar Menwa 2026

8 Februari 2026 - 16:00 WIB

Gus Zain: Gelar Budaya Luwung Pacitan Jadi Media Edukasi Generasi Muda Lestarikan Keris dan Warisan Leluhur

4 Februari 2026 - 20:37 WIB

Unitomo Siap Buka Program Studi Doktor Baru

21 Januari 2026 - 16:20 WIB

Trending di Pendidikan & Budaya