Menu

Mode Gelap
Bupati Sumenep Penuhi Aspirasi DPRD Melalui Mutasi dan Promosi ASN Pimpinan Pusat HIMMAH NWDI Resmi Lantik Pengurus Cabang Lombok Tengah Periode 2025–2026 Arena Seleksi Sekda Sumenep Resmi Dibuka: Siap Menguji Kepemimpinan dan Integritas Badai Hukum di Jagat Hiburan: Denada Tambunan Digugat Anak Kandung, Pengacara Alam Gaib Turun Tangan Bukti Dedikasi, AKBP Jazuli Dani Iriawan Naik Kelas ke Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim Ratusan Guru Honorer Tolak Dirumahkan, Kasta NTB Minta Pemkab Loteng Tidak Gegabah!

Pendidikan & Budaya

Pemkab Lombok Tengah Sosialisasikan Buku Pedoman Adat Sasak Masmirah

badge-check


					Pemkab Lombok Tengah Sosialisasikan Buku Pedoman Adat Sasak Masmirah Perbesar

Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar kegiatan sosialisasi Buku Sasak Masmirah sebagai buku pedoman adat istiadat Kabupaten Lombok Tengah.

Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, Majelis Kerame Adat Sasak, tokoh adat, serta lembaga adat desa se-Kabupaten Lombok Tengah, dan dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Kantor Dinas PMD Kabupaten Lombok Tengah.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Lombok Tengah, Majelis Kerame Adat Sasak Kabupaten Lombok Tengah, para tokoh adat, serta perwakilan lembaga adat desa dari seluruh kecamatan.

Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya Sasak agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Buku Sasak Masmirah disosialisasikan sebagai pedoman bersama yang bertujuan menyatukan pemahaman dan pandangan mengenai adat dan budaya Sasak, khususnya yang berkaitan dengan tata busana, tata bahasa, serta tata upacara adat. Dengan adanya buku ini, diharapkan masyarakat memiliki rujukan yang jelas sehingga dapat meminimalkan perbedaan persepsi dalam praktik adat istiadat di Lombok Tengah.

Proses penyusunan buku ini dilakukan oleh Tim Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas PMD Kabupaten Lombok Tengah, bekerja sama dengan Majelis Kerame Adat Sasak, sejumlah tokoh adat, serta melibatkan unsur pemerintah daerah.

Kolaborasi ini memastikan bahwa isi buku tidak hanya berbasis nilai-nilai adat, tetapi juga selaras dengan konteks pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat saat ini.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Lombok Tengah, Drs. Lalu Rinjani, M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa buku tersebut masih memiliki keterbatasan.

“Buku ini tidaklah sempurna, oleh karena itu masukan, saran, dan kritik mutlak diperlukan. Namun paling tidak, kehadiran buku ini dapat mempersempit perbedaan pandangan mengenai apa yang sudah menjadi tradisi dan apa yang datangnya belakangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Kerame Adat Sasak Kabupaten Lombok Tengah sekaligus anggota tim penyusun buku, Lalu Purnama Agung, S.IP., menjelaskan bahwa buku Sasak Masmirah disusun sebagai upaya pelestarian budaya Sasak yang berintegritas.

“Buku ini bertujuan melestarikan budaya Sasak, baik untuk generasi saat ini yang mulai tergerus maupun untuk generasi selanjutnya,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan tokoh adat Drs. H. Lalu Putria, M.Pd., yang berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi masyarakat Sasak Lombok Tengah dalam menjalani kehidupan sosial.

“Semoga buku ini bisa menjadi pedoman masyarakat Sasak Lombok Tengah untuk berinteraksi dengan alam dan sesama dalam kehidupan sosial yang baik,” tuturnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ratusan Guru Honorer Tolak Dirumahkan, Kasta NTB Minta Pemkab Loteng Tidak Gegabah!

9 Januari 2026 - 04:38 WIB

FK3 Sumenep: Membedah Dilema Toko Kelontong Madura dalam Perspektif Syariat

5 Januari 2026 - 16:48 WIB

Nakhoda Baru dan Misi Besar: Membedah Masa Depan Ilmu Komunikasi di Muswil V ASPIKOM Jatim

20 Desember 2025 - 14:16 WIB

Miris! Pengadaan Buku Bertema Al-Qur’an Ratusan Juta di Disdik Sumenep Diduga Tak Beres

19 Desember 2025 - 18:47 WIB

Masih Bisakah Buku Disebut Jendela Dunia?

17 Desember 2025 - 15:12 WIB

Trending di Pendidikan & Budaya