Menu

Mode Gelap
Sumenep Bersolawat 2026: Syukur, Evaluasi, dan Perkuat Ukhuwah di Tengah Pembangunan Daerah Cahaya Pro Bongkar Fakta Cukai Rokok 1999 vs 2026, Jomplang 36% vs 70% Industri Rokok Minta Menkeu Purbaya Terapkan Tarif Cukai Khusus Demi Selamatkan Usaha Lokal Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, SPPG Polres Loteng Diharapkan Gerakkan Ekonomi Petani dan UMKM Ramadhan Gerakkan Ekonomi UMKM Surabaya, Omzet Pedagang Naik Dua Kali Lipat Rindu Nasi Mandi? Nuansa Timur Tengah Ini Hadir di Surabaya

Puisi

Sudut Tugu Djogja

badge-check


					Sudut Tugu Djogja Perbesar

Oleh-Lamri Ibrahim*

Jogja tak lagi sama Ci,
Tak ada tawa maupun air mata,
Apalagi, rangkaian peristiwa.

Aku melihat gemerlap di berbagai arah,
Mendengar gemuruh ditengah kota,
Tapi rasanya Ci, hambar tak tersisa.

Bayang bergelantungan,
Kenangan bergentayangan,
Sedang aku, sibuk memutar waktu,
Memintal ingatan yang pergi kian menjauh.

Suara tengah meraung-raung Ci!
Begitu juga gumam, tak mau berhenti,
Merapal mantra maupun do’a-do’a

Di sudut tugu itu,
Kini biarkan Jogja ternyenyak
Dalam dekapan kosa kata.


*Penyair Pulau Seberang

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semesta dan Engkau

10 Februari 2026 - 21:43 WIB

Gambar Visualisasi By AI

Anak Itu

10 Februari 2026 - 21:25 WIB

Gambar Visualisasi dari AI

Bayang-bayang sunyi

10 Februari 2026 - 21:09 WIB

Kemenangan

10 Februari 2026 - 20:57 WIB

Gambar hasil Visualisasi AI

Skenario Terbaik

21 Januari 2026 - 19:59 WIB

Trending di Puisi