Menu

Mode Gelap
ART Ancam Kedaulatan Media Nasional, IJTI dan Ibas Bersuara Lia Istifhama Dukung RPH Halal untuk Ketahanan Pangan Jatim Run For Animals 2026: Lari Sambil Dukung Konservasi Satwa LEPAS Perkuat Ekspansi Global Jelang International Business Summit Asuransi Astra Kembali Raih Brand Keuangan Terpercaya 2026 Tarot Berubah Wajah, dari Ramalan Menuju Alat Refleksi Diri

Puisi

Sudut Tugu Djogja

badge-check


					Sudut Tugu Djogja Perbesar

Oleh-Lamri Ibrahim*

Jogja tak lagi sama Ci,
Tak ada tawa maupun air mata,
Apalagi, rangkaian peristiwa.

Aku melihat gemerlap di berbagai arah,
Mendengar gemuruh ditengah kota,
Tapi rasanya Ci, hambar tak tersisa.

Bayang bergelantungan,
Kenangan bergentayangan,
Sedang aku, sibuk memutar waktu,
Memintal ingatan yang pergi kian menjauh.

Suara tengah meraung-raung Ci!
Begitu juga gumam, tak mau berhenti,
Merapal mantra maupun do’a-do’a

Di sudut tugu itu,
Kini biarkan Jogja ternyenyak
Dalam dekapan kosa kata.


*Penyair Pulau Seberang

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semesta dan Engkau

10 Februari 2026 - 21:43 WIB

Gambar Visualisasi By AI

Anak Itu

10 Februari 2026 - 21:25 WIB

Gambar Visualisasi dari AI

Bayang-bayang sunyi

10 Februari 2026 - 21:09 WIB

Kemenangan

10 Februari 2026 - 20:57 WIB

Gambar hasil Visualisasi AI

Skenario Terbaik

21 Januari 2026 - 19:59 WIB

Trending di Puisi