Menu

Mode Gelap
Sukseskan Visi Presiden Prabowo, Staf Khusus Presiden Tiar Karbala Dorong Transformasi UMKM di Jawa Timur ART Ancam Kedaulatan Media Nasional, IJTI dan Ibas Bersuara Lia Istifhama Dukung RPH Halal untuk Ketahanan Pangan Jatim Run For Animals 2026: Lari Sambil Dukung Konservasi Satwa LEPAS Perkuat Ekspansi Global Jelang International Business Summit Asuransi Astra Kembali Raih Brand Keuangan Terpercaya 2026

Ekonomi & Bisnis

Sukseskan Visi Presiden Prabowo, Staf Khusus Presiden Tiar Karbala Dorong Transformasi UMKM di Jawa Timur

badge-check


					Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala menjelaskan etika dalam menggunakan AI bagi UMKM. Perbesar

Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala menjelaskan etika dalam menggunakan AI bagi UMKM.

SURABAYA, ISTARA – Presiden Prabowo Subianto belum lama ini memberikan arahan penting kepada jajaran kabinetnya. Salah satu arahan tersebut adalah untuk memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Sebagai bagian dari upaya menindaklanjuti arahan pemerintah pusat tersebut, Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, terus mendorong percepatan transformasi digital UMKM melalui berbagai kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, serta komunitas masyarakat.

Salah satu kegiatan yang mendukung upaya tersebut adalah AIM ASEAN Roadshow Kota Surabaya yang diselenggarakan di Gedung Jatim Expo pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 750 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kota Surabaya dan sekitarnya. Program ini bertujuan untuk memperluas pemahaman serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan bisnis, sekaligus menjembatani kesenjangan antara akses teknologi dan penerapan nyata di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas digital pelaku usaha secara signifikan, di mana setidaknya 30 – 40% peserta mampu mulai mengadopsi tools digital secara langsung dalam operasional bisnisnya, serta mendorong peningkatan produktivitas usaha kedepannya.

Menurut Tiar Karbala, permasalahan utama dalam adopsi kecerdasan buatan (AI) oleh UMKM bukan terletak pada keterlambatan pelaku usaha dalam mengenal teknologi tersebut. Tantangan yang lebih mendasar adalah kesenjangan antara paparan teknologi dan penerapan nyata di lapangan. Banyak UMKM telah diperkenalkan dengan berbagai teknologi digital, namun belum memiliki literasi bisnis dan digital yang memadai, dukungan pendampingan, akses pembiayaan, maupun ekosistem yang memungkinkan teknologi tersebut benar-benar digunakan secara berkelanjutan.

Tiar menekankan bahwa adopsi teknologi, termasuk AI, oleh pelaku UMKM tidak dapat berdiri sendiri, melainkan bergantung pada kesiapan ekosistem yang mendukung. Dalam konteks ini, pemerintah berperan sebagai ecosystem enabler yang mendorong kolaborasi lintas aktor, mulai dari pelaku usaha, platform digital, hingga lembaga pendukung. Hal ini diperlukan untuk memastikan transformasi digital berjalan secara inklusif dan berkelanjutan. Ia juga menegaskan bahwa tantangan utama saat ini bukan terletak pada ketersediaan teknologi, melainkan pada kesenjangan literasi, akses, dan kesiapan pengguna. Sehingga, diperlukan pendekatan seimbang antara mendorong inovasi dan memastikan perlindungan, agar adopsi teknologi dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas UMKM.

Panelis lain dalam kegiatan tersebut, Sitti Raisya Fitri (Co-Founder Kasir Pintar), menambahkan bahwa dari sisi praktis, teknologi digital telah memberikan solusi konkret bagi pelaku UMKM, khususnya dalam pengelolaan keuangan usaha. Melalui pemanfaatan aplikasi kasir digital dan sistem pencatatan terintegrasi, pelaku usaha dapat mencatat transaksi secara lebih akurat, memantau arus kas, serta memperoleh gambaran kondisi bisnis secara real-time. Kemudahan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membantu pelaku UMKM dalam mengambil keputusan usaha berbasis data. Sehingga, ketika ekosistem pendukung telah tersedia dan teknologi dirancang sesuai kebutuhan pengguna, adopsi digital dapat secara langsung mendorong keberlanjutan usaha UMKM.

Di Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya sebagai salah satu pusat ekonomi regional, UMKM memegang peran yang sangat dominan. Berdasarkan data Sistem Informasi Data Tunggal UMKM oleh Kementerian UMKM per 31 Oktober 2025, jumlah UMKM di Jawa Timur tercatat sebanyak 4,58 juta unit, dan telah menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur mencapai 5,33%. Namun demikian, sebagian besar pelaku usaha masih berada pada tahap awal digitalisasi, dengan keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi lanjutan seperti kecerdasan buatan (AI), pengolahan data, dan sistem manajemen digital.

Acara yang berlangsung di Jatim Expo ini melibatkan sekitar 750 pelaku UMKM dari Kota Surabaya dan wilayah sekitarnya. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari tersebut diisi dengan diskusi, berbagi pengalaman, serta sesi pembelajaran mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai peluang pemanfaatan teknologi, tetapi juga mendapatkan inspirasi dan jejaring kolaborasi yang dapat membantu mereka mengembangkan usaha secara lebih berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran pelaku UMKM mengenai pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi agar mampu meningkatkan daya saing di tengah perubahan pasar yang semakin cepat.

Wagub Emil: Pemerintah Daerah Konsisten Dorong Penguatan UMKM

Kegiatan AIM ASEAN Roadshow di Surabaya kali ini dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi untuk mendukung UMKM lokal. Sebagai contoh, Wagub Emil Dardak menyambut baik kebijakan pemerintah pusat dengan program-program utamanya yang memberikan dampak ekonomi positif bagi UMKM. Wagub Emil Dardak juga mengapresiasi kedatangan Staf Khusus Presiden Tiar Karbala yang ikut serta dalam transformasi UMKM di daerah-daerah, khususnya Jawa Timur.

Selain itu, Emil Dardak juga mendorong para pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), dalam menjalankan usaha mereka. Menurutnya, teknologi tersebut dapat membantu pelaku usaha bekerja dengan lebih cepat dan mudah. Wakil Gubernur yang telah ikut serta memimpin Jawa Timur sejak 2018 bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa ini menyatakan dukungannya terhadap kegiatan pelatihan AI sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem UMKM dan mempercepat pemanfaatan teknologi digital di level daerah.

Diskusi dan Pelatihan

Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pelatihan teknis yang menghadirkan narasumber dari kalangan pemerintah serta pelaku usaha yang telah berhasil mengintegrasikan teknologi dalam pengembangan bisnis mereka. Materi pelatihan disusun oleh KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana dengan pendekatan yang praktis dan aplikatif, sehingga pelaku usaha dapat langsung mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Program AIM ASEAN sendiri merupakan inisiatif regional yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama AVPN, dengan tujuan memperluas literasi teknologi dan pemanfaatan kecerdasan buatan di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia, program ini dilaksanakan bersama KUMPUL Impact sebagai mitra pelaksana. Program ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, seperti Dinas Koperasi Dan UMKM Provinsi Jatim; Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya; Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Gresik, dan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

LEPAS Perkuat Ekspansi Global Jelang International Business Summit

15 April 2026 - 19:01 WIB

Asuransi Astra Kembali Raih Brand Keuangan Terpercaya 2026

15 April 2026 - 18:28 WIB

Pertama di Surabaya, Slime Party di Hotel Jadi Pilihan Aktivitas Anak dan Orang Tua

3 April 2026 - 05:09 WIB

Seorang anak didampingi orang tua mengikuti aktivitas membuat slime berwarna dalam acara slime party interaktif di hotel Surabaya, dengan suasana ramai dan ramah keluarga

BRI Minta Nasabah Hati-hati File APK Mencurigakan Jelang Lonjakan Transaksi Lebaran

16 Maret 2026 - 17:15 WIB

Tak Hanya Melayani Tamu, Staf Hotel di Malang Ini Rutin Berlatih Gamelan Bersama

10 Maret 2026 - 16:38 WIB

Staf Padi Heritage Resort Malang memainkan gamelan saat latihan karawitan yang menjadi kegiatan rutin setiap Sabtu.
Trending di Ekonomi & Bisnis