Menu

Mode Gelap
HUT Surabaya ke-733 Dirayakan Meriah, Djaman Doeloe Resto Hadirkan Wayang Kulit dan Pasar Rakyat ORADO Jatim Libatkan UMKM Produksi Peralatan Turnamen Domino Sengketa Lahan di Desa Bilelando: Eksekusi Ditunda Polisi, Pengacara Ungkap Dugaan Cacat Hukum Formil Sambut Idul Adha, ITDC Salurkan 21 Hewan Kurban dari Peternak Lokal ke Desa Penyangga Mandalika Hanaka Social Space Surabaya Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Gerakan Tanam Hijau Sensasi Nonton Film Indie di Bawah Langit Surabaya Barat Lewat Cinema Under The Stars

Hukum & Kebijakan

Era Modern Tahanan Polres Sumenep, Akurasi dan Transparansi Ditingkatkan

badge-check


					Era Modern Tahanan Polres Sumenep, Akurasi dan Transparansi Ditingkatkan Perbesar

SUMENEP — Administrasi tahanan dan pengelolaan barang bukti di Polres Sumenep kini semakin modern dan terkontrol. Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Sumenep mendampingi Ketua Tim Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Jawa Timur dalam kegiatan supervisi Aplikasi Simatahti, Simpati, serta sosialisasi Aplikasi Sipencakpena, yang digelar di Aula Sanika Satyawada Lantai II Polres Sumenep, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas. Supervisi dilakukan untuk memastikan pengelolaan administrasi tahanan dan barang bukti berjalan akurat, tertib, dan sesuai standar hukum. Digitalisasi administrasi ini juga menjadi langkah strategis untuk mewujudkan kepolisian yang modern, profesional, dan akuntabel.

Dalam arahannya, Ketua Tim Dirtahti Polda Jatim menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi Simatahti dan Simpati secara maksimal. Selain itu, melalui sosialisasi Sipencakpena, seluruh personel diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pencatatan serta pelaporan kinerja secara digital dan terintegrasi.

“Digitalisasi bukan sekadar teknologi, tapi kunci transparansi dan akurasi. Dengan sistem ini, setiap tahanan dan barang bukti tercatat dengan jelas dan mudah diaudit,” tegas Ketua Tim Dirtahti.

Kabag Ops Polres Sumenep menambahkan bahwa implementasi hasil supervisi harus diwujudkan dalam tugas sehari-hari. “Ini momentum bagi kita untuk memperkuat administrasi, meningkatkan profesionalisme, dan memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat lebih baik dan akuntabel,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif, dilengkapi sesi diskusi dan tanya jawab untuk menyelesaikan kendala teknis serta memperdalam pemahaman personel. Dengan langkah ini, Polres Sumenep menunjukkan bahwa pengelolaan tahanan dan barang bukti tidak lagi manual, tetapi menuju era digital yang efisien, transparan, dan modern.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sengketa Lahan di Desa Bilelando: Eksekusi Ditunda Polisi, Pengacara Ungkap Dugaan Cacat Hukum Formil

26 Mei 2026 - 19:44 WIB

ART Ancam Kedaulatan Media Nasional, IJTI dan Ibas Bersuara

15 April 2026 - 19:45 WIB

Kasta NTB: Pengadaan Mobil Mewah Bank NTB Syariah Adalah Bentuk Pengabaian Instruksi Presiden

4 April 2026 - 16:54 WIB

6 Hari Terungkap, 990 Hari Menggantung: Hukum Harus Tegas Tanpa Ragu

19 Maret 2026 - 21:14 WIB

Kuasa Hukum Desak Polres Sumenep Tangani Kasus Penganiayaan Anak di Bluto Secara Profesional

11 Maret 2026 - 15:49 WIB

Trending di Hukum & Kebijakan