Menu

Mode Gelap
Sumenep Bersolawat 2026: Syukur, Evaluasi, dan Perkuat Ukhuwah di Tengah Pembangunan Daerah Cahaya Pro Bongkar Fakta Cukai Rokok 1999 vs 2026, Jomplang 36% vs 70% Industri Rokok Minta Menkeu Purbaya Terapkan Tarif Cukai Khusus Demi Selamatkan Usaha Lokal Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, SPPG Polres Loteng Diharapkan Gerakkan Ekonomi Petani dan UMKM Ramadhan Gerakkan Ekonomi UMKM Surabaya, Omzet Pedagang Naik Dua Kali Lipat Rindu Nasi Mandi? Nuansa Timur Tengah Ini Hadir di Surabaya

Sosial & Lingkungan

Jejak Ketekunan Anak Desa, Siti Aisyah Putri Payudan Daleman Kini Resmi Menyandang Gelar Dokter

badge-check


					Jejak Ketekunan Anak Desa, Siti Aisyah Putri Payudan Daleman Kini Resmi Menyandang Gelar Dokter Perbesar

Malang – Sebuah perjalanan panjang yang ditempuh dengan kesabaran, ketekunan, dan keteguhan hati akhirnya berbuah manis. Dr. Siti Aisyah, S.Ked, putri asal Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, resmi mengucapkan Sumpah Dokter dalam pelantikan dokter baru Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), yang digelar khidmat di Graha Medika lantai 2 Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (10/2/2026) pagi.

Momen sakral tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal pengabdian profesional bagi Siti Aisyah. Di hadapan jajaran pimpinan fakultas, para dosen, dan sivitas akademika FK UB, ia berdiri sejajar dengan para dokter baru lainnya, mengucapkan sumpah yang mengikat secara moral, etik, dan hukum dalam dunia kedokteran.

Upacara sumpah dokter dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med., Sp.A(K). Prosesi berlangsung penuh khidmat, meliputi pengucapan Sumpah Dokter, penandatanganan berita acara sumpah, penyerahan lafal sumpah, serta pengalungan Gordon sebagai simbol pengukuhan resmi gelar profesi dokter.

Di balik toga dan gelar yang kini disandangnya, tersimpan kisah perjalanan sunyi seorang anak desa yang menapaki dunia pendidikan dengan penuh kesungguhan. Dr. Siti Aisyah tercatat sebagai satu-satunya putri asal Desa Payudan Daleman yang berhasil menembus hingga tahap pengambilan sumpah dokter di salah satu fakultas kedokteran ternama di Indonesia.

Riwayat pendidikannya dimulai dari SDN Payudan Daleman 1, kemudian melanjutkan pendidikan madrasah di SDI Al-Anwar. Pendidikan menengah pertama ditempuh di MTs Annuqayah, sebelum melanjutkan ke SMA Negeri 2 Sumenep. Berbekal tekad dan dukungan keluarga, ia kemudian diterima dan menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, hingga menuntaskan program profesi dokter.

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dikenal sebagai institusi pendidikan kedokteran dengan kurikulum berbasis kompetensi, yang mengintegrasikan pendidikan akademik, profesi, serta praktik klinis di rumah sakit pendidikan. Lulusan FK UB dituntut tidak hanya cakap secara ilmiah, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab sosial.

Dengan pengucapan sumpah tersebut, Dr. Siti Aisyah resmi menyandang gelar dokter dan terikat pada nilai-nilai luhur profesi kedokteran, yakni mengutamakan kemanusiaan, menjaga etika, serta mengabdikan ilmu demi kesehatan masyarakat.

Kisah ini menjadi inspirasi bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk meraih prestasi. Dari desa kecil di Sumenep, langkah sunyi itu kini menjelma menjadi cahaya harapan, tidak hanya bagi keluarga dan kampung halaman, tetapi juga bagi generasi muda yang bermimpi mengabdikan diri di dunia kesehatan

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BIP Sumenep Mengetuk Pintu Langit, Ribuan Anak Yatim, Ojol dan Warga Miskin Rasakan Sentuhan Kemanusiaan

16 Februari 2026 - 15:04 WIB

Baksos HPN 2026: PWI NTB dan MIM Foundation Kirim Ratusan Paket Logistik di Praya Barat Daya

31 Januari 2026 - 07:49 WIB

Gempa Pacitan M5,5 Disusul Getaran Kuat di Sejumlah Wilayah, BMKG Tegaskan Gempa Siang Hari Berpusat di Bantul

27 Januari 2026 - 15:44 WIB

Musibah Tak Menghentikan Kepedulian, Pemkab Sumenep–BAZNAS Hadir Lewat RSIB untuk Korban Kebakaran

22 Januari 2026 - 23:50 WIB

Konser Amal Valen DA7 Rp71 Juta di Sumenep Sisakan Tumpukan Sampah, Petugas Kebersihan Jadi Pahlawan

3 Januari 2026 - 15:06 WIB

Trending di Sosial & Lingkungan