PAMEKASAN – Di tengah suasana buka puasa yang hangat, pertemuan jurnalis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Kabupaten Pamekasan menjadi momen penting bagi kebersamaan dan kepedulian sosial. Founder Bani Insan Peduli, Ali Zainal Abidin, yang akrab disapa Bang Ali dan dikenal luas dengan julukan “Abul Yatama”, memanfaatkan kesempatan ini untuk menegaskan komitmennya mempererat silaturahmi tanpa sekat dengan insan pers dan elemen sosial lainnya.
“Keinginan kami menjalin silaturahmi ini tidak lain adalah untuk menjaga hubungan baik dan mempererat tali persaudaraan antar sesama,” tegas Bang Ali di hadapan para undangan.
Bang Ali menekankan pentingnya komunikasi terbuka. Bagi dia, tidak ada batasan bagi siapa pun yang ingin bersua, berdiskusi, atau berbagi aspirasi.
“Monggo, siapa saja dipersilakan untuk bersua dan bertatap muka dengan saya. Saya tidak ingin memiliki musuh dengan siapa pun,” ujarnya.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa media memiliki peran strategis sebagai penyambung suara masyarakat.
“Media adalah mitra yang harus dirangkul. Banyak hal di masyarakat yang bisa tersampaikan lewat karya jurnalistik, dan itu harus kita dukung bersama,” tambahnya.
Sebagai langkah nyata, Bang Ali merencanakan pertemuan rutin setiap tiga bulan yang melibatkan seluruh jurnalis dan LSM di Pamekasan.
Langkah ini untuk memastikan sinergi tidak berhenti hanya pada momen buka puasa, tetapi terus berjalan secara konsisten.
“Intinya, ke depan kami siap memberikan fasilitas terbaik kepada seluruh masyarakat Pamekasan yang membutuhkan sentuhan dari kami,” pungkas Bang Ali.
Sebagai Abul Yatama, julukan yang lahir dari kepeduliannya kepada anak yatim, Bang Ali menegaskan bahwa kolaborasi nyata antara jurnalis, LSM, dan lembaga sosial bisa menciptakan dampak besar.
Kegiatan sederhana ini bukan sekadar berbuka puasa bersama, tetapi awal dari gerakan sosial yang lebih luas, membangun masyarakat Pamekasan yang lebih peduli, harmonis, dan saling mendukung.











